Terkini.id, Blitar – Tiga hari pasca kejadian, Polda Jawa Timur berhasil menemukan fakta baru terkait kasus pembunuhan mutilasi guru honorer, Budi Hartanto (28), yang jenazahnya dimasukkan ke dalam koper dan dibuang di bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar.
Fakta itu terungkap setelah Handphone korban diketahui terakhir kali aktif di Kediri. Dari penemuan tersebut, polisi kini tengah mengejar 2 orang terduga pelaku.
“HP dari si korban ini di suatu tempat. Di jam 04.00 WIB di suatu tempat di wilayah Kediri on terakhir. Sehingga kita mengejar 2 orang sekarang,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, dikutip dari Detik, Sabtu 6 April 2019.
Namun Barung enggan mengungkapkan secara detail teknis penyidikan yang tengah dilakukan pihaknya di Kediri. Barung hanya mengatakan jika kedua terduga pelaku tersebut saat ini masih dalam penyelidikan.
“Perkembangan sekarang Kasubdit Jatanras Polda Jatim masih di Kediri tetapi secara teknis penyidikan belum bisa saya utarakan,” ujarnya.
Polisi telah memeriksa 13 teman korban

Sebelumnya, Polda Jawa Timur telah memeriksa 13 orang teman korban. Ketiga belas orang tersebut merupakan yang terakhir berkomunikasi dengan korban sebelum ditemukan tewas di dalam koper.
Barung menyebutkan ada dugaan pembunuhan tersebut tidak dilakukan sendiri, namun secara berkelompok.
“Ada indikasi juga pelaku pembunuhan dilakukan secara berkelompok,” terangnya.
Dugaan itu, lanjut Frans Barung, diperkuat karena lokasi ditemukannya mayat dalam koper yang adalah pria guru honorer asal Kediri itu, berada di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar.
“Karena tidak mungkin yang bersangkutan membuang mayat itu seorang diri,” jelasnya.
Polisi masih mencari kepala korban

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Budi Hartanto menjadi korban pembunuhan mutilasi. Korban merupakan guru honorer SDN Banjarmlati 2 Kota Kediri.
Mayat korban ditemukan oleh pencari rumput dalam sebuah koper di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, pada Rabu 3 April 2019, pagi.
Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, karena tanpa memakai busana dan tanpa kepala. Sampai saat ini, polisi masih mencari keberadaan kepala korban.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
