Terkini.id, Jeneponto – Penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan seluruh isi Pasar Tradisional Karisa Turatea di Jalan Pahlawan, Kabupaten Jeneponto, Kamis, 24 September 2020 mulai didalami oleh pihak kepolisian.
Hal itu terlihat saat tim Laboratorium Forensik ( Labfor) Polda Sulsel dan Penyidik Satreskrim Polres Jeneponto melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat, 25 September 2020.
Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin mengatakan, untuk mendalami penyebab terjadinya kebakaran pasar Karisa Turatea Jeneponto, Polres Jeneponto meminta bantuan Tim Labfor Polda Sulsel.
“Menindaklanjuti permintaan kami Polres Jeneponto, ada 4 orang tim Labfor Polda Sulsel yang datang untuk membantu melakukan olah TKP kebakaran pasar ini,” jelas Iptu Nasaruddin.
Menurutnya, olah TKP dilakukan untuk menyelidiki apa penyebab terjadinya kebakaran di pasar Karisa Turatea Jeneponto.
- PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 Berkat Penerapan Pelabuhan Ramah Lingkungan-Berbasis Digital
- PLN Kembali Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, demi Semangat Belajar dan Usaha Keluarga
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Sekda Gowa Tekankan Penguatan SPIP untuk Wujudkan Pemerintahan Berintegritas dan Transparan
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
“Tujuan dilakukan olah TKP ini kata untuk mencari tau penyebab terjadinya kebakaran,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran di Pasar Karisa terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, Kamis, 24 September 2020.
Api berhasil dipadamkan oleh Damkar Pemkab Jeneponto yang dibantu Damkar dari Kabupaten Bantaeng, Takalar, Gowa dan Bulukumba sekitar pukul 3.15 Wita dini hari, Jumat, 25 September 2020.
Kebakaran tersebut mengakibatkan 945 kios dan lapak hangus dilalap ‘si jago merah’ dengan taksiran kerugian ratusan miliar rupiah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
