Polisi Labrak Warung Makan yang Masih Terima Pengunjung Makan di Tempat

Warung Makan
Polisi melabrak warung makan yang masih menerima pengunjung makan di tempat. (Foto: Ist)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan aparat kepolisian melabrak sebuah warung makan yang masih menerima pengunjung makan di tempat, viral di media sosial, Jumat, 3 April 2020.

Dalam video tersebut, tampak anggota kepolisian emosi dan memarahi seorang pemilik warung makan lantaran ia masih menerima pengunjung untuk santap di tempat.

Diketahui, di tengah aturan Social Distancing yang dikeluarkan Pemerintah dan aparat keamanan, warung makan dan sejumlah tempat yang mengundang keramaian dilarang untuk menerima pengunjung makan di tempat.

Hal itu dilakukan guna mencegah adanya kerumuman orang di tengah wabah virus corona atau COVID-19.

Warung makan pun hanya diperkenankan untuk sistem pengantaran atau take away, dan dilarang untuk menerima pengunjung yang ingin makan di tempat.

Baca juga:

“Sudah berapa kali saya ke sini, kalau bapak mau sakit, sakit sendiri. Semua pengen sehat. Ngerti!” bentak seorang petugas kepada pemilik warung makan itu.

Petugas aparat tersebut juga menegur para pengunjung di warung makan itu yang sedang berkumpul dan makan bersama.

“Kalian juga. Kalau mau sakit, sakit sendiri. Keluarkan KTP dan foto semua. Tolong berhenti makan dulu. Hormati kami,” ujar petugas tersebut menegur para pengunjung yang sedang makan.

Sang polisi pun meminta kepada pemilik warung makan itu hanya melayani pembeli dengan membawa pulang makanannya tanpa makan di tempat.

“Bapak, tolong layani pembeli dengan membawa pulang (pesanan makanan). Kami tidak akan melarang bapak dan ibu berjualan. Yang kami larang masyarakat datang untuk makan di sini. Tolong sama-sama mengerti pak,” ujar sang polisi.

Usai menegur pemilik dan pengunjung warung makan tersebut, aparat pun kemudian pergi sambil menitip pesan kepada si pemilik warung makan.

“Pak kalau ada yang mau beli silahkan dilayani, bungkus lalu bawa pulang. Tidak tinggal di tempat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti di mana lokasi kejadian dalam video tersebut.

Komentar

Rekomendasi

Dukung Pengembangan Objek Wisata Mangrove Lantebung, Yusran: Kita Ajak Dunia Perbankan

Fachrul Razi: New Normal, Rumah Ibadah Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

Hanya Andalkan Satu Tangan, Kakek Penjual Balon Ini Tetap Semangat Mengais Rejeki

Wah Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Tembus Angka Tujuh Ribuan

Berikut Surat Edaran Kemenag Soal Aturan Kegiatan di Rumah Ibadah Jelang New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar