Terkini.id, Jakarta – Polda Sulsel sedang akan menyelidiki tentang motif dari seorang supir ambulans, yang memviralkan video yang menunjukan bahwa ia tidak mendapatkan pengawalan, hingga terhalang macet dan menyebabkan pasien yang dibawanya meninggal dunia.
Saat itu mobil ambulans hendak mengantarkan pasien, menuju ke Rumah Sakit (RS) Daya, Makassar.
“Masih lidik, kami akan panggil sopir ambulans untuk mengetahui motif memviralkan video ini. Ini masih didalami baik dari reskrim maupun intelijen. Nanti dari Polda yang melakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Komang Suartana, ketika dikonfirmasi, pada Rabu, 19 Januari 2022.
Komang juga menjelaskan bahwa maksud dari penyelidikan tersebut, yakni untuk mengetahui apakah supir ambulans tersebut benar-benar terhalang kemacetan, atau ada motif lain di balik video nya.
“Apakah yang bersangkutan merasa terhalangi atau kemungkinan ada hal lain yang tidak dia sukai ke pihak kepolisian, itu akan kami cermati kembali,” katanya, yang dikutip dari Kompas.com pada Kamis, 20 Januari 2022.
Komang juga mengatakan bahwa pemanggilan supir ambulans tersebut, akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Rencana akan dipanggil. Nanti kalau sudah ada informasi, akan kami sampaikan apa motifnya memviralkan video tersebut,” jelasnya.
Komang juga melanjutkan, jika dilihat dari video tersebut nampak jalanan sedang dalam keadaan yang tidak terlalu macet, dan ambulans yang dikendarai supir itu tidak terhalang oleh kendaraan yang lain.
Bahkan masyarakat yang mendengar sirine ambulans, langsung menepi dan memberi jalan pada ambulans tersebut.
“Kalau kita bijak melihatnya, itu jelas masyarakat memberikan fasilitas kepada ambulans dan tidak menghalangi jalan. Kita lihat kan, masyarakat mengerti tentang emergency dan memberikan jalan kepada ambulans dan menepi ke pinggir jalan. Kami lihat juga tidak macet jalanan,” ujarnya.
Pada berita sebelumnya, telah beredar video viral yang menjadi salah satu sorotan masyarakat, tentang ambulans yang tidak mendapatkan pengawalan dari polisi hingga kewalahan untuk mengantarkan pasien gawat darurat ke rumah sakit.
Karena tidak bisa menembus keramaian jalan raya, pasien yang beradab di dalam ambulans akhirnya meninggal dunia, sebelum sampai di RS Daya, Makasaar.
“Kami tidak dibukakan jalan dan tidak ada tim escorting. Pasien saya meninggal di atas mobil. Karena tidak ada bantuan tim escort, pasien saya meninggal di mobil. Pak polisi, bagaimana ini,” ucap sang sopir dalam video.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
