Makassar Terkini
Masuk

Soal Perubahan RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, Guntur Romli: Gubernur Terbodoh Versi Google

Terkini.id, Jakarta – Politikus PSI, Mohamad Guntur Romli memberikan kritikannya terkait kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang mengubah nama RSUD menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta.

Kritikan terkait kebijakan Anies Baswedan tersebut disampaikan oleh Guntur Romli melalui media sosial pribadinya @GunRomli.

Menurut Guntur Romli Anies Baswedan tidak memiliki kewenangan untuk mengubah istilah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat.

“Artinya Anies tidak punya kewenangan untuk mengubah Rumah Sakit jadi Rumah Sehat,” kata Guntur Romli, dikutip dari Twitter @GunRomli, Kamis 4 Agustus 2022.

Selain itu, Mohamad Guntur Romli juga menyindir mantan Menteri Pendidikan tersebut dengan kata bodoh.

“Dasar #GubernurTerbodoh versi google,” ujar Guntur Romli.

Guntur Romli meminta Anies Baswedan untuk fokus memperbaiki sistem kesehatan masyarakat.

“Bukannya bikin program kesehatan yg nyata buat warga malah cuma tata kata,” tutur Guntur Romli.

Cuitan Guntur Romli Soal Anies Baswedan yang Ubah Nama RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta (Twitter @GunRomli)

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta telah mengubah istilah RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Widyastuti selaku Kadinkes DKI Jakarta mengatakan program ini nantinya akan membuat seluruh logo RSUD di Jakarta menjadi sama.

“Rumah Sehat untuk Jakarta merupakan sebuah penjenamaan di Provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya 31 RSUD memiliki logo yang berbeda-beda, menjadi satu logo yang sama. Logo penjenamaan ini terinspirasi dari kelopak bunga melati gambir yang merupakan satu bunga khas di DKI Jakarta, dan tidak hanya indah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan sebagai obat,” papar Widyastuti kepada wartawan, dikutip dari detikcom, Kamis 4 Agustus 2022.

Selanjutnya perubahan logo RSUD beserta rekam medis pasien akan terintegrasi secara elektronik dibawah pengawasan Pemprov DKI Jakarta.

“Sehingga kami di DKI bisa menyinergikan, mengintegrasikan rekam medis elektronik ke semua rumah sakit dan faskes di bawah koordinasi Pemprov DKI Jakarta,” imbuh Widyastuti.

“Selain platform terkait akses terhadap layanan UKP tadi, kami juga menyiapkan layanan UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) sehingga di dalam platform yang kita siapkan, berbagai fitur mempermudah akses, seperti deteksi dini penyakit tidak menular, deteksi dini kesehatan jiwa, deteksi ini untuk skrining calon pengantin, cakupan imunisasi, dan berbagai informasi edukasi upaya kesehatan,” lanjut Widyastuti.

Perubahan istilah RSUD menjadi Rumah Sehat sudah tercantum dalam Kepgub 562 Tahun 2022. Kepgub Anies itu diteken 16 Juni 2022.

Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan tanggapan Anies Baswedan terkait ucapan Mohamad Guntur Romli tersebut.