Makassar Terkini
Masuk

Politikus PKS Soroti Kedatangan Jokowi di Formula E Jakarta, Netizen: Bawel Banget Jadi Laki

Terkini.id, Jakarta – Mardani Ali Sera selaku Ketua DPP PKS mengunggah sebuah video di akun Tiktok pribadinya soal kehadiran Jokowi dalam acara Formula E Jakarta Sabtu 4 Juni 2022 kemarin.

Dilansir dari akun Tiktok @mardanialisera_, Minggu 5 Juni 2022, ia menyoroti kedatangan Presiden Jokowi padahal BUMN tidak sama sekali membantu acara Formula E Jakarta.

“Ada yang aneh presidennya datang BUMN-nya ga jadi sponsor malu enggak ya presiden,” ujar Mardani Ali Sera, dikutip dari akun Tiktok pribadinya @mardanialisera_, Minggu 5 Juni 2022.

Mardani Ali Sera juga menuturkan bahwa Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia seharusnya malu karena BUMN tidak mendukung Formula E Jakarta.

“Punya malu, malu dong karena ini bukan tidak didukung BUMN,” lanjut Mardani Ali Sera.

Netizen turut menanggapi soal sorotan anggota DPR RI ini terhadap Jokowi. Menurut netizen, Mardani Ali Sera terlalu banyak berbicara soal Formula E Jakarta.

Cuitan netizen Soal Sorotan Mardani Ali Sera terhadap Jokowi (screenshot dari kolom komentar akun Twitter @detikcom)

“Orang kok ceriwis gini,” imbuh akun Twitter @hendri_waluyo, dilihat pada Minggu 5 Juni 2022.

“Bawel bgt jadi laki,” tulis akun Twitter @cutty_____.

Ada pula yang menuliskan bahwa Mardani Ali Sera terlalu julid dan apa yang menjadi keputusan Jokowi akan selalu salah dimata politikus ini.

“Julid banget pea,” tutur akun Twitter @iemingbedjo.

“Eit dah. Datang salah gak datang salah. Gak ada yang sempurna om dunia ini. Lebih elok kita saling mensupport antara anak bangsa,” tambah akun Twitter @muji_rendy.

Sebagai informasi, Arya Sinalungga selaku staf khusus Menteri BUMN mengatakan, bahwa alasan BUMN tidak terlibat dalam acara Formula E Jakarta karena proposal yang baru hadir sebulan sebelum acara dimulai.

“Kementerian BUMN menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari panitia penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum event itu diselenggarakan,” ucap Arya Sinalungga, dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu 5 Juni 2022.

Selanjutnya Arya Sinalungga mengakui memang fokus pemerintah, khususnya Kementerian BUMN sekarang adalah konferensi pertemuan G-20 yang akan dilakukan pada bulan Oktober 2022.

“Saat ini, BUMN berkonsentrasi untuk mendukung perhelatan besar negara, yaitu pertemuan G-20 di Bali, Oktober 2022,” ungkapnya.