Zulhas Minta Maklumi Naiknya Harga Telur, Politisi Demokrat: Lama-Lama Bikin Kesal Aja Statement Dia

Terkini.id, JakartaPolitisi Demokrat, Cipta Panca Laksana menyindir Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas yang meminta memaklumi naiknya harga telur.

Cipta Panca Laksana meminta Zulhas untuk berhenti mengeluarkan pernyataan-pernyataan dulu.

Pasalnya, ia menilai pernyataan-pernyataan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) ini semakin lama semakin membuat kesal.

Baca Juga: Mie Instan Dipastikan Tidak Naik 3 Kali Lipat, Mendag: September...

“Mending pak Zul puasa bicara dulu deh,” kata Cipta Panca Laksana melalui akun Twitter @Panca66, seperti dikutip Terkini.id pada Senin,27 Juni 2022.

“Lama-lama bikin kesal aja statemen dia. Fokus kerja aja nyelesain akar masalah. Iya nga sih?” sambungnya.

Baca Juga: Politisi Demokrat Pertanyakan Soal Kasus Brigadir J: Apakah Kapolri Telah...

Dilansir dari Detik News, Zulhaz mengecek harga bahan pokok di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Dalam blusukannya, ia sempat meninjau harga telur ayam di salah satu kios sembako.

“Nah sekarang harga-harga kita memang ada kenaikan sedikit seperti telur, dulunya sebelum puasa 24 ribu 26 ribu, kemarin 29 ribu, sekarang 28 ribu, turun seribu tapi masih tinggi,” kata Zulhas.

Baca Juga: Politisi Demokrat Pertanyakan Soal Kasus Brigadir J: Apakah Kapolri Telah...

“Saya berharap ini bisa dimaklumi, karena peternak ayam petelur 2 tahun lebih rugi. 2 tahun. Jadi kalau sebulan ini nutupin kerugian yang kemarin, saya kira wajar,” sambungnya.

Zulhas mengklaim bahwa naiknya harga telur baru terjadi satu bulan, dan merupakan sesuatu yang wajar. Ia juga menilai wajar jika peternak unggas mengambil sedikit untung.

Selain telur, komoditas lain seperti cabai, daging, dan ayam juga masih tinggi. Zulhas pun sempat membandingkan harga bahan pokok Indonesia dengan negara tetangga seperti Singapura.

“Tapi dibandingkan negara-negara lain ini, beras antara Rp 10 ribu-Rp 12 ribu. Yang Premium Rp 12 ribu. Nah di Singapura beras itu 32 ribu,” katanya.

Zulhal melanjutkan perbandingan bahwa harga ayam di Indonesia adalah Rp 38 ribu, sementara di Singapura Rp 129 ribu.

Ia juga membandingkan bahwa daging sapi di Indonesia sebesar Rp140 ribu, sementara di Singapura dan Vietnam sebesar Rp170 ribu.

“Jadi teman-teman, harga itu ada perubahan karena dunia memanas, energi langka, pangannya naik. Kalau di barat 10%, kita antara 3% karena dibantu subsidi,” kata Zulhas.

Bagikan