Politisi Demokrat: Coba Tanya si LCW, Waktu Dulu Dekat Sama Jokowi-Ahok, Pejabat Pemda Jakarta Diajarin Korup Juga Gak?

Terkini.id, Jakarta – Politisi Demokrat, Taufik Rendusara mengomentari soal Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang menduga tersangka Lin Che Wei atau LCW berkomplot langsung dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana dalam kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

Taufik Rendusara menyinggung apakah dulu Lin Che Wei mengajari pejabat Pemda Jakarta korupsi saat dekat dengan Joko Widodo alias Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Untuk diketahui, pada 2014 lalu, Lin Che Wei pernah menggelar acara terkait dukungan warga untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden yakni Jokowi dan Jusuf Kalla.

Baca Juga: Eko Widodo: Ahok Bapak Politik Identitas, Anak Tuhan Gak Mungkin...

Dilansir dari Lipiutan 6, kegiatan itu diberi tajuk “Manifesto Rakyat yang Tak Berpartai” yang dilaksanakan di daerah Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin 26 Mei 2014.

Selain itu, Lin Che Wei juga menjadi CEO PT Pembangunan Kota Tua Jakarta yang bertugas merevitalisasi bangunan di Kota Tua, yang kala itu dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Ahok.

Baca Juga: Natalius Pigai Kecam Sikap Jokowi terhadap Konflik Rusia-Ukraina, Ruhut: Di...

“Ngeri ngajarin korup pejabat kementerian,” kata Taufik Rendusara, menanggapi berita soal dugaan Lin Che Wei Bantu Dirjen Kemendag muluskan korupsi CPO.

“Coba ditanya si Lin che wei, waktu dulu dekat-dekatnya sama jokowi ahok pejabat pemda Jakarta diajarin korup juga gak,” sambungnya, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya, @TRendusara pada Kamis, 19 Mei 2022.

Dilansir dari CNN Indonesia, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menduga tersangka Lin Che Wei berkomplot langsung dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana dalam kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

Baca Juga: Natalius Pigai Kecam Sikap Jokowi terhadap Konflik Rusia-Ukraina, Ruhut: Di...

Sebagaimana diketahui, Lin Che Wei ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa pada Selasa, 17 Mei 2022.

Lin Che Wei disebut sebagai pihak swasta. Namun, dalam beberapa pemeriksaan sebelumnya, Lin merupakan penasihat kebjiakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia.

“Kebetulan dia (Lin Che Wei) ini kan sudah ada alat bukti, diketahui ternyata ada hubungan dengan tersangka Dirjen dalam pengurusan CPO itu yang melawan hukum,” kata Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

Febrie menerangkan bahwa sampai saat ini, penyidik kejaksaan masih mendalami peranan Lin di Kementerian Perdagangan sehingga dapat memiliki peran dalam pengambilan kebijakan.

Dari alat bukti, kata Febrie, Lin diduga hanya berkaitan dengan pejabat di tingkat Dirjen dan tak sampai ke level Menteri.

“Yang jelas status dia kami tidak tahu di Kemendag sebagai apa dia di Perdagangan. Tapi kok dia dilibatkan dalam setiap rapat penting CPO,” ungkapnya.

Febrie mengatakan bahwa dalam penelusuran, Lin mengikuti sejumlah rapat-rapat Kementerian yang dilakukan secara daring. Indikasi awal, Jaksa menduga Lin sebagai konsultan.

Terkait penetapan Lin sebagai tersangka, ia diduga melanggar Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Adapun dalam kasus ini, penyidik menetapkan tiga tersangka selain Indrasari dan LCW, yakni Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Stanley MA; dan General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas, Picare Tagore Sitanggang sebagai tersangka.

Perkara ini berkaitan dengan penerbitan izin ekspor oleh Kementerian Perdagangan kepada para pengusaha dengan melakukan perbuatan melawan hukum, di mana perusahaan yang mendapat izin tak berhak untuk mendapatkan hal tersebut.

Bagikan