Masuk

Politisi India Hina Nabi Muhammad, Warganet Indonesia Serukan Boikot India

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ucapan politisi India yang juga juru bicara Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad berbuntut panjang.

Dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id, kini ucapan Nupur Sharma itu membuatnya dicopot dari jabatannya sebagai Juru Bicara. Belakangan, sejumlah warganet Indonesia turut menyuarakan kemarahan mereka kepada India.

“Saya pribadi mengecam keras pernyataan politisi India dari Partai BJP Nupur Sharma yg menghina Rasulullah SAW. Smg pemerintah segera mengambil sikap tegas dgn ikut mengecam hal ini. India hrs belajar dr Indonesia bgmna mayoritas menghormati yg minoritas,” tulis akun Hilmi Firdausi lewat akun Twitternya @Hilmi28

Baca Juga: Habib Kribo Sebut Pergi ke Arab Buang Duit, Ustadz Hilmi: Kalau Gratis Mau Nggak?

“Mengecam keras pernyataan politisi India dari Partai BJP Nupur Sharma yg menghina Rasulullah Kami berharap pak @Jokowi segera mengambil sikap tegas dgn ikut mengecam hal ini. India harus byk belajar dari Indonesia bgmna mayoritas menghormati yg minoritas,” tulis akun Muhammad Assaewad lewat akun Twitternya @Muhammad_Saewad

Saat ini, ribuan cuitan bertagar #BoikotIndia mulai naik hingga masuk dalam salah satu trending di Twitter.

Nupur Sharma lewat akun media sosial Twitternya @NupurSharmaBJP pada hari Minggu, 5 Juni 2022 menuliskan “Saya meminta semua media house dan semua orang untuk tidak mempublikasikan alamat saya. Ada ancaman keamanan bagi keluarga saya,” tulis Nupur Sharma yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga: Muhammad Assaewad Minta MUI Bersikap Tegas Soal Pernikahan Beda Agama: Jangan Sampai Dilegalkan!

Dilansir dari Suara.com, Sebelumnya, Kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdur-Rahman Al-Sudais turut mengutuk dan mengecam pernyataan Juru Bicara Partai Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma di India yang menghina Nabi Muhammad dalam sebuah debat di televisi setempat pada Mei lalu.

Hal tersebut disampaikan Al-Sudais untuk menanggapi pernyataan politisi dari partai berkuasa di India itu, seperti dikutip dari akun Haramain Sharifain di Twitter, Senin, 6 Juni 2022.

Tidak hanya itu, Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi atas nama seluruh organisasi, termasuk para khatib, imam, cendekiawan, dan karyawannya, mengutuk semua pernyataan dan gambar yang menyinggung Nabi Muhammad.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tindakan tercela itu merupakan sikap yang tidak menghormati semua agama.

Baca Juga: Setelah ‘Dipecat’ MU, Ronaldo Bakal Main di Liga Arab Saudi?

India menghadapi kemarahan sejumlah negara mitra menyusul komentar kontroversial yang dibuat oleh dua anggota partai yang berkuasa di negara itu tentang Nabi Muhammad.

Kedua pemimpin kini telah mengeluarkan permintaan maaf publik dan partai telah menangguhkan Sharma dan mengeluarkan Kepala Informasi Partai yang sama, Naveen Jindal.

“BJP mengecam keras penghinaan terhadap tokoh agama apa pun dari agama apa pun. BJP juga menentang ideologi apa pun yang menghina atau merendahkan sekte atau agama apa pun. BJP tidak mempromosikan orang atau filosofi seperti itu,” demikian keterangan resmi mereka dikutip dari BBC.

Tidak hanya Arab Saudi, sejumlah pihak, termasuk negara mitra seperti Kuwait, Qatar dan Iran telah memanggil duta besar India untuk  mempertanyakan sikap India.