Polres Gowa Gelar Kasus Kawin Lari Berujung Penikaman

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Kasubbag humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan gelar kasus pembunuhan di desa Bontosunggu kecamatan Bajeng

Terkini.id, Gowa – Setelah mengetahui adanya kejadian penikaman, personil Polres Gowa melalui satuan Sabhara dan tim identifikasi pada Kamis malam (28/05/2020) sekitar pukul 19.50 wita mendatangi TKP kasus pembunuhan dan/atau penganiayaan di wilayah hukum Polsek Bajeng, di sebuah kios buah depan SPBU Tanetea Desa Bontosunggu Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.

Humas Polres Gowa pun membuka kronologis kejadian berawal suami dari Mariati bersama anak dan kemenakan akan melakukan kunjungan ke keluarga dalam rangka Idul Fitri.

Saat dalam perjalanan suami Mariati melihat sang istri yang diduga pada tanggal 5 Mei 2019 telah kawin lari bersama terduga pelaku berinisial FT (42), sementara menjual semangka di sebuah kios milik pelaku FT.

Melihat sang istri bersama pelaku, suami Mariati (Lelaki Said) mendatangi kios tersebut. Karena sang istri kaget atas kedatangan sang suami lalu Mariati kemudian berlari kearah pelaku.

Lelaki Said yang merupakan suami Mariati mengikuti sang istri namun pelaku tidak terima kemudian mencabut badik lalu menikam Said suami Mariati.

Menarik untuk Anda:

Karena melihat sang ibu bersama pelaku lalu anak kandung korban Said (lelaki Arifuddin) ingin menolong ayahnya Said, namun lelaki Wiwin yang juga sementara berada di samping Said juga ditikam sehingga terjatuh dan kemudian Lelaki Wiwin akan ditolong oleh Lelaki Muh Fadil Dg Maro namun juga ikut ditikam kemudian pelaku melarikan diri bersama Mariati.

Setelah pelaku melarikan diri selanjutnya para korban lalu dibawa ke puskesmas Bajeng namun korban lelaki Wiwin dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas sementara, lelaki Said suami Mariati dan lelaki Muhammad Fadel Dg Maro dirujuk ke rumah sakit Syech Yusuf Kab. Gowa, ungkap Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan saat menggelar konferensi pers siang tadi Jumat (29/05/2020) di halaman Polres Gowa.

Barang bukti yang di gelar di hadapan Wartawan Jumat, 29 mei 2020

Selanjutnya beberapa barang bukti yang diamankan di TKP dibawa ke Polsek Bajeng untuk proses hukum lebih lanjut dan terkait perbuatannya selanjutnya penyidik menerapkan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tambah M. Tambunan.

“Pelaku saat ini sementara dilakukan pencarian dan pengajaran oleh tim anti bandit dan unit Reskrim Polsek Bajeng dan di back up tim Resmob Polda Sulsel” tegas Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan.

Kapolres Gowa saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, “kami akan tegas terhadap pelaku kejahatan dan menghimbau kepada terduga pelaku untuk segera menyerahkan diri kemudian menghimbau kepada pihak keluarga untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Polres Gowa serta berpesan untuk tidak melakukan aksi balas dendam,” pungkas AKBP. Boy Samola.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Harianto: Kami Tidak Berhenti Mencari Tersangka DS alias Amuk

Kerja Sama MTT Telkomsel-IZI Sulsel Bangun Kembali Rumah Korban Bencana Banjir dan Longsor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar