Terkini.id, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan aksi adu jotos oknum anggota Polri dan TNI. Peristiwanya diketahui di Kota Ambon, Maluku.
Ketiga orang yang adu jotos tersebut sudah dimediasi piminan kesatuan masing-masing dan sepakat damai serta tak ada dendam.
Dalam adu jotos tersebut, anggota TNI, yakni Pratu Billi Kakasina terlihat melayangkan pukulan telak ke kedua anggota polisi tersebut padahal dia cuma sendirian.
Usai video pendek perkelahian sesama aparat berdurasi 26 detik itu, beredar juga rekaman dan foto-foto Pratu Billy Kakasina saat olahraga di gym. Pratu Billy merupakan anggota Provost Kodam XVI Pattimura yang ada dalam video viral tersebut.
Dalam video berdurasi 19 detik tersebut, Pratu Billy Kakasina terlihat sedang latihan beban di tempat kebugaran. Tubuh kekarnya tampak jelas saat dia melakukan gerakan penguatan dada dengan mengangkat beban.
Beragam komentar pun bermunculan yang menilai wajar jika anggota TNI tersebut tampak menguasai keadaan meski menghadapi dua polisi dalam video yang viral.
Melansir dari inewstv, sebelummnya Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirot mengatakan, kasus baku hantam tersebut telah berakhir damai.
“Tadi sudah diadakan perdamaian antara kedua belah pihak yang disaksikan Danpomdam XVI/Pattimura dan Kapolresta Ambon,” ujar Roem Ohoirot kepada MPI, Rabu 24 November 2021.
Kendati telah berdamai, ketiganya akan tetap diproses kesatuannya masing masing terkait kode etik.
Diketahui, rekaman video seorang anggota TNI terlibat baku hantam dengan dua polisi viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di depan Pos Mutiara Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Rabu (24/11/2021) petang.
Dalam video berdurasi 26 detik, ketiganya bertarung sengit berujung dua polisi sempat jatuh tersungkur. Aksi adu jotos yang terekam video amatir ini kemudian dilerai warga dan petugas keamanan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
