Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar menindaklanjuti keluhan masyarakat terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“Sebentar saya temui pejabat Dinas Pendidikan,” kata Prof Rudy usai menggelar rapat bersama tim Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, di Balai Kota Makassar, Kamis 9 Juli 2020.
Dia meminta Dinas Pendidikan menelusuri oknum-oknum yang menyebabkan masalah PPDB. Terutama kecurangan pada saat perubahan data siswa baru.
“Kita harus benahi, hak masyarakat haru diberi. Jangan sampai ada manipulasi. Kita akan beri sanksi tegas semua yang terlibat. Terutama aparat pemerintahan,” katanya.
Sementara Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel Subhan Joer meminta Dinas Pendidikan membentuk tim khusus, untuk mengawasi jalannya PPDB.
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
- HIGAR CPI Resmi Dibuka, Bidik Jadi Pusat Gaya Hidup Sehat Terintegrasi di Makassar
- Pegadaian Peduli Pendidikan, Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Kajenjeng Makassar
- Makassar Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Raih Insentif Rp3 Miliar dari Kemendagri
“Berdasarkan laporan, ada nama siswa sudah terdaftar, tapi malamnya sudah hilang. Lantas ada bahasa jika lolos harus ada syarat aneh-anehnya,” katanya.
Ia juga meminta kedepannya surat keterangan (suket) yang dikeluarkan kelurahan dalam verifikasi zonasi harus transparan.
“Kita temukan laporan, ada anak masuk daftar Kartu Keluarga orang lain demi zonasi wilayah sekolah tersebut. Padahal bukan warga di situ. Itu bahayanya jika suket dimainkan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
