Terkini, Makassar – Polemik larangan penggunaan hijab bagi Paskibraka Putri yang dikeluarkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Pemuda Pancasila Indonesia (PPI) Kota Makassar. Organisasi kepemudaan ini menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Hal ini justru mengecewakan dan sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai Pancasila, di mana setiap warga negara berhak untuk mendapatkan keadilan sosial serta menjalankan perintah agama sesuai keyakinan masing-masing,” tegas Andina Arbarini, Wakil Ketua PPI Kota Makassar yang membidangi pemberdayaan perempuan dan sosial, Kamis, 15 Agustus 2024.
Senada dengan PPI Kota Makassar, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Kota Makassar, Muhammad Fahmi, juga menyayangkan kebijakan tersebut.
“Sungguh disayangkan mengedepankan ‘Keseragaman Visual’ tanpa melihat seperti apa keindahan dari ‘Keberagaman’ Indonesia,” ungkapnya.
Purna Paskibraka Indonesia Bersuara
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
Bukan hanya di tingkat daerah, pengurus pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga turut menyuarakan kekecewaannya. Ketua Umum PPI, Gousta Feriza, mempertanyakan alasan di balik larangan tersebut.
“Yang menjadi pertanyaan kami adalah, apakah Penggunaan Hijab/ Jilbab bagi Anggota Paskibraka Putri menjadi sebuah larangan atau hal yang dilarang atau suatu yang mempengaruhi kecantikan?” tanyanya dalam rilis pers.
PPI menilai bahwa kebijakan ini tidak hanya bertentangan dengan kebebasan beragama, tetapi juga tidak sensitif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
“Adanya peraturan ‘Keseragaman’ penampilan tanpa melihat seperti apa keberagaman nilai-nilai agama dan adat istiadat yang dibawa oleh masing-masing Paskibraka Nasional yang bertugas terkesan ‘Tidak Peduli’ dan ‘Tidak Sensitif’,” tegas Gousta.
Desakan Evaluasi Kebijakan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
