PPKM Level 3, Seluruh ASN Kabupaten Gowa Diwajibkan Share Lokasi 4 Kali Sehari

Terkini.id, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa menyiapkan tim khusus untuk melakukan pengawasan pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Adapun PPKM Level 3 tersebut diberlakukan mulai Senin 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang. 

“Pemerintah Kabupaten Gowa akan melakukan beberapa penyesuaian dengan membentuk tim khusus pengawasan penerapan PPKM Level 3 ini,” ungkap Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Senin 26 Juli 2021.

Baca Juga: Gandeng Kwarda Pramuka Sulsel, Cara Pemkab Gowa Percepat Vaksinasi Pelajar

Hal ini kata orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu sebagai tindak lanjut dari Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 26 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

“Untuk teknis pelaksanaannya, tim akan dibagi lagi ke dalam 3 tim yang akan bertugas setiap hari secara bergantian selama 5 jam,”bebernya.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi untuk Masyarakat dan Tahanan Kejari Gowa, Ini Kata...

“Tujuannya agar dapat mengedukasi masyarakat dan mengontrol pelaksanaan PPKM Level 3 di wilayah Kabupaten Gowa,” tandas Adnan.

Pembatasan yang dilakukan pada Level 3 ini kata Adnan di antaranya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. 

“Sedangkan rumah ibadah, kegiatan usaha, warung makan, dan sejenisnya, tetap diperbolehkan untuk buka sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,”pungkasnya.

Baca Juga: Gowa Kembali Terima Bantuan Penanganan Covid-19, Kali Ini dari BPJS...

Untuk kegiatan di perkantoran yang tidak masuk kategori kritikal dan esensial hanya diizinkan masuk sebanyak 25 persen, dan selebihnya diberlakukan Work From Home (WFH). 

Adapun pelaksanaannya dengan cara melakukan share location sebanyak 4 kali pada waktu yang telah ditentukan.

“Sekali lagi saya tekankan, WFH itu bukan hari libur. Jadi, share lokasi diwajibkan untuk seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa agar kita bisa memastikan ASN tetap berada dan bekerja di rumah selama WFH,”terangnya.

Bupati yang juga Ketua PMI Sulsel ini juga membahas bantuan yang disediakan oleh pemerintah pusat selama PPKM ini. 

Selain itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengusulkan bantuan kepada masyarakat berupa sembako di dalam Rancangan APBD Perubahan.

“Mudah – mudahan segera ditetapkan, untuk bisa segera dijalankan. Kami juga meminta bantuan Forkopimda, terkhusus Kajari beserta jajaran untuk dapat mengawasi langsung agar tidak terjadi permasalah di masa yang akan datang,” tutupnya. 

Bagikan