Masuk

Prabowo Sebut Jokowi Punya Kemampuan Lebih, Said Didu: Kalau Bodoh, Apa yang Bisa Diharap?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu menyoroti Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Said Didu melalui sebuah cuitan diakun media sosial twitter miliknya.

Dimana melalui cuitannya, Said didu menyoroti pernyataan Prabowo Subiato yang menyebutkan bahwa dirinya Mantan Jenderal Baret Merah, tapi Presiden Jokowi Ilmunya di Atas dirinya.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Mulai Dibangun di Makassar

Lantas hal tersebut membuat, Said Didu melontarkan pertanyaan yang menyebutkan  apa yang harus diharapkan yang tampak tertuju pada presiden Jokowi.

“Kalau lebih bodoh dari dia, terus apa yg bisa diharap?” pungkas Said Didu di akun media sosil Twitter. Senin, 26 September 2022.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan pujiannya kepada Presiden Jokowi dengan mengakui bahwa ilmu yang dimiliki Jokowi di atasnya.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

Hal itu disampaikan Prabowo Subianto saat menghadiri Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis) di Soreang, Kabupaten Bandung.

“Memang saya ini mantan Komandan Pasukan khusus, Kalian kenal saya semua? Saya juga mantan jenderal baret merah, apa coba kurangnya strategi segala macam. Tapi saya harus akui Pak Jokowi itu memang ilmunya di atas saya,” ujar Prabowo.

Lanjut “Jadi memang ada suatu mitos mengatakan bahwa memang kalau politik negara itu yang unggul itu dari Solo dari Surakarta saya ini Banyumas jadi, ya, masih satu klik lah di bawah Solo,” sambungnya.

Tak hanya soal ilmu, pujian juga dilontarkan Prabowo atas prestasi Jokowi di pemerintahan. 

Baca Juga: Said Didu Tanggapi Soal Tesla Akan Bangun Pabrik di RI: Saya Hanya Ketawa Saja

Meski sempat jadi rival di dua edisi pemilu terakhir, namun kini setelah jadi menteri di Kabinet Kerja milik Jokowi, Prabowo mengakui kapabilitas Jokowi dalam memimpin dan menangani permasalahan negara.

”Kita sekarang juga harus jujur dan mengakui prestasinya Presiden Joko Widodo harus kita akui, Kalau kita rinci satu persatu, saya ini rivalnya beliau sepuluh tahun saya rivalnya bener. Tapi saya akhirnya masuk kabinet beliau, saya saksi melihat saya melihat komitmen beliau,” tutur Prabowo.