Prabowo Sebut Kita Perlu Belajar dari Para Pemimpin Cina, Netizen: Sudah Mulai Mabuk

Prabowo Sebut Kita Perlu Belajar dari Para Pemimpin Cina, Netizen: Sudah Mulai Mabuk

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Netizen ramai mengomentari soal Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto yang mengatakan bangsa Indonesia perlu belajar dari para pemimpin Cina.

Beberapa netizen menilai bahwa Prabowo mulai mabuk dan terkontaminasi sejak berada dalam Pemerintaham Joko Widodo (Jokowi).

Berikut beberapa komentar netizen yang dikumpulkan Terkini.id dari unggahan Twitter CNN Indonesia pada Selasa, 17 Agustus 2021:

“Masuk kolam jadi sakit juga pelan-pelan,” kata QueenZiiee.

“Astagaaa hellooowww. Kalian di kasih apa sih ama ‘mereka’ ampe segitunye mendukung ‘mereka’? Punya jati diri donk woy!!! Kita ini bangsa besar!!! Jangan NGEKOR negara lain!!!” kata HandrisonImelda.

Baca Juga

“Sudah mulai mabuk,” kata Danikediri1908.

“Lah pak prabowo mendadak cina nih?” kata GanangIsmail091.

Prabowo Sebut Kita Perlu Belajar dari Para Pemimpin Cina, Netizen: Sudah Mulai Mabuk

Adapun pernyataan Prabowo soal.belajar dari para pimpinan Cina itu disampaikan dalam Pidato Kebangsaan Ketua Umum Partai Politik dalam rangka memperingati 50 tahun Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

“Kita harus jujur dan mengakui apa yang dilakukan pemimpin-pemimpin Tiongkok dalam 45 tahun ini adalah sesuatu yang harus kita pelajari,” katanya pada Senin, 16 Agustus 2021, dilansir dari CNN Indonesia.

Prabowo menyinggung bahwa sebagai salah satu negara yang terletak di kawasan Indo-Pasifik, di mana 50 persen penduduk dunia dan produktivitas berada dan berasal di kawasan ini, mau tidak mau Indonesia harus melihat Cina.

“Mau tidak mau, kita lihat Tiongkok telah melakukan pembangunan yang hampir tidak pernah terjadi dalam sejarah manusia,” tuturnya.

Prabowo juga menyinggung bahwa Cina berhasil mengentaskan kemiskinan dalam 40 tahun atau satu generasi.

Mulanya, kata Prabowo, masyarakat Cina yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai 99 persen. Sementara, hanya 1 persen masyarakat berada di atas garis kemiskinan itu.

In one generation mereka membalik piramida itu, 1 persen di bawah kemiskinan, 99 persen keluar dari situ,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.