Prabowo Subianto: Kita Diserang dan Difitnah, Tapi Janganlah Diambil Hati

prabowo subianto
Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto mengadakan syukuran sederhana memperingati HUT ke-11 di Padepokan Garuda Yaksa

Terkini.id, Bogor – Partai Gerindra mengadakan syukuran sederhana memperingati HUT ke-11 di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 5 Februari 2019.

Dalam acara tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengingatkan kepada seluruh kader yang hadir bahwa mereka sedang berjuang untuk rakyat dan bangsa.

Lahirnya Gerindra, kata Prabowo, membuat harapan baru bagi seluruh masyarakat yang masih belum sejahtera.

“Sebelas tahun sudah kita berhimpun dalam naungan panji Partai Gerindra. Gerindra berdiri untuk membawa harapan baru, Gerindra berdiri untuk menjaga warisan dari cita-cita pendiri bangsa, agar setiap rakyat dan bangsa hidup terhormat, hidup makmur,” kata Prabowo lewat keterangan tertulisnya yang diterima terkini.id, Kamis 7 Februari 2019.

Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya telah bersumpah setia menjaga Pancasila dan UUD 1945 dalam setiap jati diri kader Partai Gerindra.

“Untuk itu, siapapun orangnya jika menjadi kader Gerindra, maka harus berjuang bersama dengan niat yang tulus untuk negara,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, maka kemenangan harus diraih di Pemilu 2019.

“Sebagai pejuang politik, kita menyadari dengan berpolitik kita sedang berjuang, berkorban, bekerja untuk memperbaiki kehidupan rakyat dan bangsa. Dengan terjun ke politik kita paham hanya dengan berkuasa, perubahan nyata dapat kita wujudkan,” tegasnya.

“Kita meyakini, kekuasaan yang murni, kekuasaan yang langgeng adalah kekuasaan yang diamanatkan oleh rakyat dan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Besar, Allah SWT,” imbuhnya.

Prabowo: Terima kasih atas kepercayaan rakyat kepada Gerindra

Prabowo kembali menegaskan, amanat yang diberikan harusĀ  djaga, dijalankan dengan terpercaya, semata-mata untuk berbakti dan melayani rakyat dan berbuat demi kemaslahatan orang banyak, bukan untuk mencari kekayaan pribadi atau keagungan diri.

“Namun dalam perjalanan mewujudkan amanat tersebut bukanlah jalan yang mudah. Kita diserang, dihujat dan difitnah, janganlah kita ambil hati,” pintanya.

“Jadilah seorang pendekar, yang tetap bergerak dan terus berjalan lurus berjuang demi bangsa dan negara. Percayalah semakin dekat kita dengan tujuan, semakin berat hambatan yang akan kita lalui,” sambung Prabowo.

Ia juga mengungkapkan, seluruh kader harus berjuang bersama-sama marena jika sendiri-sendiri tidak ada artinya.

Prabowo menambahkan, ia bersama kader Gerindra bersama-sama, lintas generasi, lintas profesi, beragam suku, bermacam agama bergerak seirama akan memberikan perubahan besar bagi rakyat dan bangsa.

“Kita adalah pejuang yang yakin bahwa Negara ini mampu menyejahterakan rakyatnya. Kita adalah pejuang yang membela hak-hak dari rakyat yang menaruh kepercayaannya di pundak kita,” paparnya.

“Terima kasih atas kesetiaanmu, loyalitasmu, perjuanganmu. Yakinlah kita akan membawa kemakmuran bagi rakyat dan kejayaan bagi bangsa Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menaruh perhatian dan kepercayaannya kepada dirinya dan Partai Gerindra dalam memperjuangkan nasib rakyat Indonesia.

Prabowo juga meminta agar rakyat Indonesia tetap memberi masukan dan kritik kepada Partai Gerindra untuk selalu berada di jalan yang benar dalam membangun bangsa dan negara Indonesia.

“Terima kasih kepada masyarakat yang menaruh kepercayaan dan harapan besar kepada Partai Gerindra dan jangan segan untuk terus menerus mengawasi Partai Gerindra, mengkritik Partai Gerindra, memberi masukan kepada Partai Gerindra, supaya Partai Gerindra selalu berada di jalan yang benar dan selalu berada di tengah-tengah rakyat,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden