Terkini.id, Jakarta – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) sempat mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati adanya teror lanjutan usai aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021.
JK mengungkapkan prediksinya itu saat pertemuan Forum Komunikasi antar Umat Beragama, (FKUB) Sulawesi Selatan di Gedung Wisma Kalla, Senin, 29 Maret 2021.
JK mengendus adanya gerakan serentak secara nasional yang sudah terencana.
“Bisa jadi ini mereka merencanakan gerakan serentak nasional, ini untuk memberikan kita kehati-hatian,” kata JK dalam keterangannya, dikutip dari CNN Indonesia.
“Jadi masyarakat harus waspada, apalagi jika melihat penangkapan yang dilakukan oleh aparat pada beberapa tempat selalu ditemukan adanya bom,” ungkap JK.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
Tak lama setelah pernyataan JK itu, aksi teror kembali terjadi, seorang perempuan terduga teroris menyerang Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021.
Oleh karena itu, warganet menilai bahwa prediksi JK tak melesat saat mengomentari pemberitaan mengenai pernyataan JK tersebut.
“Nggak meleset sih, iya bener cuman…. aduh gak boleh berpikir buruk,” tutur seorang warganet.
“Pantas dicurigai ini orang. Ngapain juga sok-sok nangani Taliban? Saya heran kok teroris banyak di Makassar, SulSel yg notabene kampungnya JK,” komentar warganet lainnya.
“Jadi curiga siapa dalangnya,” tanya salah seorang warganet.
“Kalo tentang teroris, JK emang tau semuanya,” tulis warganet lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
