Prediksi Langkah Politik Gibran, Pengamat: Jika Gagal Jadi Capres Didorong Cagub DKI

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin membeberkan prediksi terkait langkah politik Walikota Solo Gibran Rakabuming di 2024 mendatang.

Menurut Ujang, ada dua opsi terkait langkah politik Gibran ke depannya jika nantinya UU Pemilu tidak direvisi yang artinya Pilkada dan Pilpres tetap diadakan serentak pada 2024.

Langkah pertama, kata Ujang, yakni putra sulung Presiden Jokowi tersebut akan disiapkan jadi Calon Presiden (Capres) atau paling tidak Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Baca Juga: Gibran Rakabuming: Guru yang Kemarin Saya Tegur karena Tak Pakai...

Namun, jika Gibran gagal mengikuti kontestasi Pilpres 2024 maka kemungkinan ia akan diusung untuk mengikuti ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

“Pertama, disiapkan jadi capres atau cawapres. Yang kedua, bisa juga disiapkan untuk jadi Gubernur DKI Jakarta di 2024. Jika gagal jadi caprew atau cawapres, maka akan didorong jadi cagub DKI Jakarta,” ungkap Ujang.

Baca Juga: Tanggapi Polemik Banteng vs Celeng, Gibran Sebut Dekat dengan Semuanya

Menurut Ujang, prediksinya tersebut bisa saja terjadi lantaran menurutnya dalam dunia politik tidak ada yang tidak mungkin.

“Hal yang mungkin Gibran akan maju di Pilpres 2024. Karena tak ada yang tak mungkin di politik. Apalagi ayahnya masih jadi Presiden ketika Pilpres nanti,” kata Ujang Komaruddin, Jumat 12 Februari 2021 seperti dikutip dari Rmol.id.

Sebelumnya, sejumlah kalangan memunculkan wacana Gibran Rakabuming Raka akan mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

Baca Juga: Tanggapi Polemik Banteng vs Celeng, Gibran Sebut Dekat dengan Semuanya

Gibran pun enggan menanggapi wacana pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 lantaran masih ingin fokus sebagai Walikota Solo terpilih.

“Di Solo belum dilantik kok sudah mikir Jakarta,” ujar Gibran Rakabuming, Kamis 11 Februari 2021 seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.

Gibran mengatakan, saat ini dirinya masih fokus memimpin Kota Solo. Ia juga terus intens berkomunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk memuluskan kepemimpinannya di kota kelahirannya tersebut.

“Fokus di Solo dulu,” ujarnya singkat.

Bagikan