Presiden Jokowi Bawa Misi Setop Perang Rusia-Ukraina, Monica: Bagaimana Dengan Perang Saudara yang Sedang Terjadi di Indonesia?

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo berangkat ke Rusia dan Ukraina untuk menemui dua pemimpin negara tersebut dengan membawa visi perdamaian.

Bertolaknya Presiden Jokowi ke dua negara konflik itu mendapat sorotan dari pegiat media sosial, yakni Monica yang mempertanyakan mengenai nasib perang saudara yang sedang terjadi di Indonesia.

Dalam narasi komentarnya, Monica mempertanyakan mengenai niatan presiden untuk menyetop perang saudara di Indonesia sehingga muncul perdamaian.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Nangis ke Jokowi: Angkat Josua Jadi Pahlawan...

“Bagaimana dengan perang saudara yang sedang terjadi di Indonesia? apa gak ada niatan untuk disEtop?” tulis Monica, seperti dikutip pada, Minggu 26 Juni 2022.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev, Ukraina, kemudian bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia.

Baca Juga: Keluarga Bripka RR Berencana Akan Ajukan Surat ke Presiden Jokowi:...

Pertemuan Jokowi dengan kedua pemimpin negara konflik itu diperkirakan berlangsung antara tanggal 29 dan 30 Juni 2022.

Presiden kemudian membawa misi membangun dialog, menghentikan perang dan membangun perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

“Setelah dari Jerman saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelensky, misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelensky, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian”, kata Jokowi, seperti dikutip dari laman tvonenews.

Baca Juga: Keluarga Bripka RR Berencana Akan Ajukan Surat ke Presiden Jokowi:...

Presiden Jokowi menyampaikan pertemuan dengan Presiden Zelensky juga dilakukan guna mendorong terbangunnya perdamaian antara Ukraina dan Rusia, sebab perang harus dihentikan, dan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.

Setelah bertemu Zelensky di Kiev, Jokowi akan bertolak ke Moskow, Rusia untuk menemui Vladimir Putin.

Presiden akan membawa visi yang sama dalam pertemuannya dengan Putin, baik membuka ruang dialog perdamaian, mendorong dilakukannya gencatan senjata sesegera mungkin hingga menghentikan perang.

Presiden Jokowi juga menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi Kiev dan Moskow sejak konflik kedua negara terjadi.

Menteri luar negeri RI, Retno Marsudi dalam keterangannya beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa langkah presiden Jokowi menemui Zelensky dan Putin untuk menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap isu kemanusiaan serta memberikan kontribusi mengenai Krisi pangan akibat perang.

Bagikan