Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengutuk keras aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katolik Hati Yesus Yang Mahakudus alias Katedral Makassar.
Oleh karena itu, Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Selain mengusut, ia juga meminta Kapolri agar membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akar-akarnya.
Presiden Jokowi menegaskan bahwasanya terorisme merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Tindakan seperti itu sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama apa pun.
- BNPT Sebut Bomber Makassar Anggap Aksinya Bulan Madu, Lantas Bagaimana dengan Penyerang Mabes Polri?
- Mengerikan! Teroris Condet-Bekasi Rupanya sedang Merakit 100 Bom ketika Dibekuk Polisi, Donatur Terungkap
- Analisis Mengerikan Rocky Gerung Terkait Bom Makassar, Tuding Pemerintah Sudah Tahu Akan Ada Kekerasan
- Kesaksian Ketua RW Bomber Makassar: Dia Yatim Penyabar Sejak Kecil Lalu Masuk Aliran Sesat, Kasihan Ibunya
- Surat Wasiat Lengkap Bomber Gereja Makassar: Ummi, Maaf, Semoga Allah Kumpulkan Kita di Surga
Hal itu karena menurut Presiden Jokowi, semua ajaran agama menolak aksi teror dengan alasan apa pun.
Selain itu, Presiden atas nama pribadi dan masyarakat seluruh Indonesia menyampaikan dukacita mendalam kepada korban dan para keluarga korban yang ditinggalkan.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Presiden dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Maret 2021, dikutip terkini.id dari Gatra.
Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa seluruh aparat negara tidak akan tinggal diam dan membiarkan tindakan terorisme.
Oleh karena itu, masyarakat Indonesia pun diharapkan untuk tetap tenang dalam menjalankan ibadah masing-masing.
“Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan,” pungkas Presiden Jokowi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
