Terkini.id, Toraja Utara – Seorang pria dengan rambut gondrong yang diduga teroris dikeroyok warga menggunakan batang bambu dan balok. Kejadian tersebut diketahui terjadi di jalan poros Andi Mapanyukki, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara (Torut), Minggu 29 Agustus 2021, malam.
Melalui potongan video dengan durasi 30 detik dan 20 detik menampilkan warga sedang mengepung sambil memukuli pria gondrong tersebut.
Tidak hanya itu, dalam video yang viral juga terlihat tangan kanan korban menggenggam senjata tajam (sajam) yang diacungkan ke udara.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Di mana saat ini pria gondrong yang diamuk warga disebut sedang menjalani proses pemeriksaan.
“Sudah diamankan. saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan,” kata AKBP Yudha Wirajati pada Terkini.id.
- Puluhan Masyarakat Toraja Utara Tolak Tambang Galian C di Tikala
- Ormas Pemuda Pancasila Toraja Utara Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK
- Tokoh Agama di Toraja Utara Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK
- Ketua Tim Pemenangan Ombas-Marthen di Pilkada Toraja Utara Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK
- 9 Orang Menjadi Korban Longsor di Toraja Utara
Yudha Wirajati mengatakan perihal opini yang mengatakan pria gondrong merupakan bagian dari jaringan teroris masih terus didalami pihaknya.
“Bukan teroris. jangan disimpulkan dulu, masih kami dalami. Kemungkinan bukan teroris,” ujarnya.
Lebih jauh, Yudha Wirajati menyebut jika korban sedikit sulit untuk dimintai keterangan. Setiap pertanyaan yang diajukan pihaknya tidak dijawab dengan baik oleh korban dan cenderung diam.
“Kondisi korban sehat tapi setiap ditanya selalu diam dan kadang menjawab berbeda dengan yang ditanyakan. Nanti kami akan menggunakan dokter kejiwaan,” tutup Yudha Wirajati.(terkini.id/Isak pasa’buan)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
