Terkini.id, Solo – Seorang pria berinisial AS diketahui telah melakukan pemerasan kepada pemerintah kota (pemkot) Solo.
Diketahui, salah satu korban dari pemerasan tersebut adalah mantan ajudan Presiden Joko Widodo, insial H.
AKBP Agus Puryadi selaiu Kasubdit Jatanras Polda Jateng mengatakan bahwa penangkapan pelaku dilakukan atas adanya laporan dari pihak terkait.
Katanya, laporan tersebut diterima pihaknya pada hari Jumat, 27 Agustus 2021.
“Jumat, ada laporan ke Polresta Surakarta bahwa ada seorang pejabat di Pemkot Solo mengaku diperas oleh AS,” kata Agus kepada wartawan di Solo, Minggu, 29 Agustus 2021, dikutip dari detik.
Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku kemudian terlacak dan berhasil diringkus aparat saat berada di indekosnya di kawasan Jebres.
“Minggu, kita berhasil menangkap pelaku di indekos yang berada di belakang RS Dr Oen Kandang Sapi, Jebres,” jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan oleh aparat, aksi AS ternyata bukan hanya menyasar seorang korban saja tetapi ada beberapa pejabat di Pemkot Solo yang menjadi sasarannya.
Bahkan, menurut penjelasan yang didapat, pria tersebut telah meraup uang sebanyak puluhan juta dari aksi pemerasan tersebut.
“Korbannya ada tiga yang masih aktif sebagai kepala kedinasan di Pemkot Solo, totalnya Rp 62,5 juta,” jelas Agus.
Agus juga mengatakan bahwa pelaku melakukan pemerasan tersebut dengan dalih dekat dengan mantan wali kota.
“Dengan mengaku dekat mantan wali kota, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih untuk biaya rumah sakit dan keperluan lainnya. Dan total uang yang sudah ditransfer mencapai Rp 60 juta,” tukasnya.
Atas hal tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
