Prof. Dedi dan Kepala UPT Lingkup BPPSDMP Kementan Berkordinasi melalui Cloud Meeting. Keren!

Meskipun memasuki masa social distancing atas Instruksi Presiden Jokowi guna menanggulangi penyebaran virus Corona, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melakukan koordinasi dengan sistem cloud meeting.

Pemerintah Indonesia terus meningkatkan upaya antisipasi terhadap penyebaran novel corona virus (2019-nCoV). Kementerian Pertanian RI melakukan pemeriksaan yang lebih intensif.   Kementan sudah mengeluarkan instruksi kewaspadaan terhadap penyebaran novel corona virus (2019-nCoV). Dianjurkan melakukan tindakan perlakuan, seperti menggunakan desinfektan berbahan aktif untuk meminalisir penyebaran virus corona.

Meskipun memasuki masa social distancing atas Instruksi Presiden Jokowi guna menanggulangi penyebaran virus Corona, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melakukan koordinasi dengan sistem cloud meeting.

“Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu menegaskan bahwa SDM pertanian adalah kekuatan paling utama nutuk pertanian Indonesia. Karena itu, perlu menjaga SDM Pertanian dari penyebaran virus Corona Covid-19,” tegas Kepala BPPSDMP, Prof. Dedi Nursyamsi ketika menyapa jajaran BPPSDMP baik di UPT/UK di pusat maupun didaerah melalui Agriculture Operation Room (AOR).

Oleh karenanya, perlu menerapkan protokol kewaspadaan terhadap virus dengang mengurangi kontak fisik dan memperbanyak e-learning. Jangan panik tapi tidak juga menganggap enteng kita harus menyikapi secara proporsional.

Khusus Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, hari ini melakukan telconference bersama UPT/UK untuk membahas keberlanjutan antisipasi novel corona virus (2019-nCoV). Menindak lanjuti hal corona, Direktur Polbangtan Gowa bersama jajarannya melakukan telconference bersama Kepala Badan SDM Pertanian untuk membahas antisipasi penyebaran novel corona virus (2019-nCoV).

Dalam kesempatan ini, Prof Dedi Nursyamsi membeberkan proses penyebaran virus corona umumnya pada tempat yang biasa dipegang, sumber utamanya adalah berasal dari orang yang terkena virus (seperti bersin atau batuk). Virus corona menyebar ke angota tubuh umumnya melalui 3 lubang (mulut, hidung dan mata). Menyediakan Elsanitisel di tempat-tempat absetic merupakan hal yang perlu dilakukan sebagai bagian dari penanganan penyebaran virus.

Mempraktekkan dan membudayakan Pola Hidup Sehat sesuai pedoman Kementerian Kesehatan, menerapkan protokol kewaspadaan pencegahan, sering melakukan cuci tangan memakai sabun, menjaga kebersihan pada tempat aktivitas secara rutin (asrama, kantor, ruang belajar, ruang kerja dan fastnitas lainnya yang sering tersentuh tangan, sering minum air putih, menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan),” tegas Prof. Dedi. (MUZ).

Komentar

Rekomendasi

Lawan Corona, Mahasiswa KKN UINAM di Bulukumba Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah Corona, Mahasiswa KKN UINAM Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Desa Datara Gowa

Begini Cara Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Isi Waktu Saat di ‘Rumah Saja’

Makin Mewabah, Polbangtan Gowa Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh Di Gerbang Masuk Area Kampus

Mahasiswa UINAM Terpaksa Kuliah Online karena Wabah COVID-19

Direktur Polbangtan Gowa Bagi-bagi Masker, Vitamin Sekaligus Makan Bubur Kacang Ijo & Sarabba Bareng THL, Satpam dan Supir

Alumni FKG Unhas Sumbang Chamber Sterilizer untuk Rumah Sakit Sayang Bunda

Direktur Polbangtan Gowa: Tetap Produktif Walau Bekerja Dari Rumah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar