Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman Kompak Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke 73

Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-73 dilaksanakan di lapangan karebosi, Rabu 10 Juli 2019.

Terkini.id — Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-73 dilaksanakan di lapangan karebosi, Rabu 10 Juli 2019. Tahun ini tema yang diambil yakni “Dengan semangat promoter, pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara”.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kompak hadir dalam kegiatan ini. Nurdin Abdullah bertindak selaku inspektur upacara.

Dalam kesempatan ini, Nurdin Abdullah memberikan tanda kehormatan kepada anggota Polri yang berjasa besar dalam pengembangan kepolisian.

“Seluruh agenda kemasyarakatan terlaksana dengan aman dan kondusif, stabilitas harga dan bahan pangan terjamin, bersama pemangku kepentingan, Polri terlibat aktif dalam penanggulangan bencana di dalam negeri”, kata Nurdin Abdullah saat membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo.

Sementara itu, Wagub Andi Sudirman Sulaiman juga menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada Polri di Hari Bhayangkara ini.

“Selamat hari bhayangkara kepada seluruh Anggota Polri, terima kasih atas kerja keras, pengabdian, perjuangan tanpa pamrih yang ditunjukkan anggota Polri dalam melayani masyarakat,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Komentar

Rekomendasi

Parade Kolone Senapan Brimob Polda Sulsel Pukau Peserta Upacara di Rujab Gubernur

Dewan Minta Bina Marga Segera Perbaiki Jembatan Ambles di Barru

Abdul Hayat Harapkan Tidak Ada Lagi Masalah Pasca Perubahan OPD

Fasilitas Pengolahan Limbah B3 Bakal Dibangun di Kabupaten Barru

Polda Sulsel Bongkar Pabrik Senjata Api Rakitan di Wajo

Sekda Abdul Hayat Resmi Lantik Empat Pejabat Eselon II

Andi Sudirman Sulaiman Paparkan Potensi Sulsel di Hadapan Konjen Australia

Ismail Bachtiar Minta Pemerintah Cek Semua Jembatan Tua di Sulsel

Gubernur Sulsel Minta Agar Toilet Eksklusif Bintang Lima Dibangun di Objek Wisata Lejja

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar