Singgung H Sahabuddin Pisah dari Ilham Azikin, Nurdin Abdullah: Beliau Tak Mau Ikut Merusak

Singgung H Sahabuddin Pisah dari Ilham Azikin, Nurdin Abdullah: Beliau Tak Mau Ikut Merusak

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan pernyataan Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, terkait hubungan politik antara H. Sahabuddin dan Ilham Azikin. Dalam sebuah unggahan yang menjadi viral di media Tik Tok, Nurdin Abdullah menyebutkan bahwa H. Sahabuddin memilih untuk meninggalkan Ilham Azikin karena alasan prinsipil; tidak ingin merusak.

Pernyataan ini memicu berbagai spekulasi di kalangan publik. H Sahabuddin, seorang tokoh politik yang memiliki pengaruh signifikan dan merupakan mantan Wakil Bupati Bantaeng yang mendampingi Ilham Azikin sebagai Bupati Bantaeng periode lalu.

Namun, keputusan untuk menjauh dari Ilham Azikin terlihat karena pada Pilkada Bantaeng 2024 ini H Sahabuddin maju untuk melawan Ilham Azikin dengan berpasangan M Fathul Fauzi yang merupakan putra Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah dalam pernyataannya tidak merinci lebih jauh mengenai apa yang dimaksud dengan “tidak mau merusak.” Namun, namun diduga hal itu berkaitan dengan kebijakan atau langkah-langkah politik yang diambil oleh Ilham Azikin yang mungkin bertentangan dengan prinsip-prinsip atau kepentingan H. Sahabuddin.

“Wakkele’na poen lari (Wakilnya pun lari), saya tanya H Sahabuddin, kenapa kita tinggalkan pasanganta, nakana tena ku ero’ ammanraki (saya tidak mau merusak),” jelas Nurdin Abdullah dalam video tersebut.

Baca Juga

Hal itu diungkapkan Nurdin Abdullah dalam deklarasi pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Bantaeng, M Fathul Fauzi Nurdin berpasangan H Sahabuddin dengan tagline Gass Pool beberapa hari yang lalu.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyampaikan orasi yang menyentuh hati para pendukung dan simpatisan. Nurdin mengungkapkan pengalaman pribadinya dalam membangun Kabupaten Bantaeng saat masih menjabat sebagai Bupati.

“Dulu saya mengemis-ngemis mencari dana untuk membangun Bantaeng, sekarang sudah banyak uang di Bantaeng,” Kata Nurdin Abdullah dalam video tersebut yang terpantau Terkini, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Nurdin Abdullah menyoroti perjuangan keras yang harus dilaluinya untuk mendapatkan dana pembangunan. “Dulu saya mengemis-ngemis cari dana untuk membangun Kabupaten Bantaeng. Tidak mudah, tapi kami terus berusaha agar Bantaeng bisa menjadi lebih baik, dan sekarang sudah banyak uang di Bantaeng,” ujarnya dengan suara lantang.

Respons dari Ilham Azikin dan H. Sahabuddin masih dinantikan oleh publik. Apakah pernyataan ini akan memperdalam perpecahan di antara kedua tokoh politik tersebut atau justru akan memunculkan klarifikasi lebih lanjut?

Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai isu ini dan bagaimana dampaknya terhadap peta politik di Kabupaten Bantaeng,Sulawesi Selatan ke depannya.

Dimana pada Pilkada Kabupaten Bantaeng yang akan digelar pada 27 November 2024, dua bakal pasangan calon akan memperebutkan kekuasaan, yakni, pasangan Calon Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin – Kanita M Kahfi dan pasangan
Kader muda partai Golkar, M Fathul Fauzi Nurdin berpasangan H Sahabuddin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.