Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengintruksikan kepada seluruh pekerja di bidang lingkungan hidup untuk segera melakukan penanaman di momentum musim hujan ini.
“Jadi ada dua yang harus kita kerjakan, yang pertama adalah kita mengantisipasi curah hujan yang tinggi di musim hujan ini yang kedua di musim hujan ini semua yang bekerja di bidang lingkungan, ini kita saatnya kita menanam,” tegas Prof Nurdin Abdullah.
Penegasan tersebut untuk menghadapi lingkungan hidup yang semakin membahayakan bagi masyarakat Sulsel terutama di bagian dataran rendah sekitar sungai-sungai.
“Supaya betul-betul kita punya lingkungan yang semakin kritis ini, kita bisa pulihkan dengan gerakan menanam, konservasi, bagaimanapun juga kita harus ingatkan juga masyarakat mungkin tidak sebanding hasil yang dia terima dengan malapetaka yang terjadi,” jelasnya.
Guru besar Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar ini berharap kalau ada program-program orang lingkungan, ada hajatan lakukanlah dengan menanam, karena jujur saja kondisi lingkungan kita ini sudah sangat super kritis.
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Pemprov Sulsel Gelar Jalan Santai dan Kirab Bersama Gubernur dalam Rangka HUT RI ke-80
- Annar Sampetoding Berniat Pindahkan Ibu Kota Provinsi Sulsel Jika Jadi Gubernur
- Mantan Mensos Dilaporkan ke KPK
- Datangi Kajati dan Gubernur, AMB dan PUKAT Tuntut Pemberhentian Pj Bupati Bone
“Kita bisa lihat indikator disaat kemarau cekdam-cekdam kita itu hampir boleh di kata drastis penurunan debit air,” ungkapnya.
Belum lagi, dimusim kemarau baru hujan beberapa jam ketinggian air langsung naik, artinya ada fungsi yang tidak jalan di hulu. Sesuai teori ketikan hujan se-jam di sungai itu masih kering, tapi hari ini baru saja hujan airnya sudah sampai ke sungai, itukan indikator bahwa lahan kita semakin kritis, karena tidak ada penanaman.
“Karena itu sungai menjadi dangkal karena segmentasi, bayangin kalau debit air naik sungai dangkal berarti kapasitas sungai melebihi dari kemampuan, itulah menjadi banjir,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
