Terkini.id — Kementerian Sosial Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa program bantuan dana Program Keluarga Harapan (PKH) akan dicairkan pada bulan April 2019.
Politisi DPP Partai Golkar tersebut mengaku, setelah 80 persen pencairan dana bantuan PKH pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla sejak tanggal 4 Januari 2019 ini, akan dilanjutkan dengan pencarian tahap kedua pada bulan April 2019 mendatang.
“Pak Jokowi sudah menganjurkan untuk pencarian pada bulan Januari ini, nanti selanjutnya akan diberikan pada bulan April. Per tanggal 4 Januari sudah mencapai 80 persen pencairan anggaran PKH, tinggal dibeberapa daerah tersulit yang akan dijangkau dalam waktu dekat ini,” kata Agus Gumiwang, di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Rabu 6 Februari 2019.
Ia menjelaskan, untuk penerimaan bantuan tersebut sudah diseleksi sesuai kebutuhan masing-masing, olehnya itu, jumlah penerimaannya pun sesuai dengan jumlah dalam satu rumah tangga.
“Ibu-ibu yang menerima ini, diterima sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing, jumlahnya ibu-ibu lebih tahulah,” ujarnya.
- Pj Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pangan Pemerintah Pusat untuk Warga Miskin di Takalar
- Pemerintah Pusat Apresiasi Pemprov Sulsel Laksanakan Jambore PKH di Toraja Uatara
- Gubernur Sulsel Dampingi Mendagri Lepas Anti Mager 10 Tahun PKH
- Warga Kelurahan Tamarunang Mariso Keluhkan Soal Bantuan PKH dan BPNT
- Ekonom Duga Ada 75 Persen Masyarakat Miskin Tidak Terima Bansos, Warganet: Sungguh Tidak Berguna Bansos, Stabilkan Harga Pangan!
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman memuji, pemerintahan bapak Joko Widodo dengan Jusuf Kalla yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat Indonesia, khususnya Sulsel.
“Bantuan PKH ini bertujuan memperhatikan rakyat, dan terutama rakyat-rakyat kecil dalam perlindungan jaminan negara yang selalu melihat bantuan, apa lagi di tahun ini, pemerintahan ini luar biasa bapak Presiden kita Joko Widodo,” puji Andi Sudirman Sulaiman yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Selain itu, laki-laki kelahiran Kabupaten Bone itu menjelaskan, bagaimana kedepannya bisa lebih diperhatikan khusus untuk ibu-ibu hamil dan ibu-ibu yang menyusui bayi, karena hat tersebut juga merupakan memasalahkan sosial juga.
“Yang penting untuk sosial dan kesehatan juga banyaknya ibu-ibu hamil yang membutuhkan asupan gizi,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
