PSBB Hari ke Lima, Masih Banyak Pengusaha Nakal Tidak Patuh Bahkan Terkesan Bermain Kucing-Kucingan

PSBB Hari ke Lima, Masih Banyak Pengusaha Nakal Tidak Patuh Bahkan Terkesan Bermain Kucing-Kucingan

R
Joe Fritz
Redaksi

Tim Redaksi

PSBB Hari ke Lima, Masih Banyak Pengusaha Nakal Tidak Patuh Bahkan Terkesan Bermain Kucing-Kucingan
Salah satu satpol PP membuka pintu toko, dan menemukan karyawan di dalam toko dan langsung menyuruh damkar menyemprot toko tersebut yang berusaha bermain kucing-kucingan tadinya

Terkini.id, Makassar –PSBB di kota Makassar sudah masuk hari ke lima, namun dari hasil penyemprotan untuk toko atau usaha yang buka masih sangat banyak. Hal ini di buktikan dari jumlah usaha yang kena sidak mobil damkar bersama tim gabungan penegak perwali 22 tahun 2020 tentang PSBB

Tim gabungan yang di maksud adalah tim gabungan dari satpol PP, perhubungan , TNI dan Polri. Untuk hari ke lima Selasa (28/4/2020), penyemprotan diwarnai insident kecil yang dimana pengusaha terkesan tidak mengetahui tentang PSBB.

Di jalan Irian atau sering sekarang di namakan jalan Hos Cokroaminoto, di temukan toko yang mencoba mengelabui petugas tim gabungan yang melakuan tindakan penegak perwali. Saat tim gabungan melintas tertangkap adanya aktifitas yang mencoba menutup usahanya. Namun dengan sigap tim gabungan melakukan tindakan menyemprot toko tersebut.

Seseorang wartawan bertanya kepada lelaki karyawan toko tersebut, “dimana bos?” namun karyawan tersebut tidak menjawab hanya sibuk berusaha menutup toko tetsebut.

Damkar langsung menyemprot setelah salah satu anggota satpol PP membuka pintu tersebut menemukan banyak karyawan di dalam dan tanpa banyak bicara langsung menyiram toko tersebut.

Pengusaha toko tersebut yang enggan disebutkan nama tokonya merasa keberatan.”kenapa dibuka pintu toko saya pak, saya kan tutup. Itu satpol PP yang membuka pintu jadi saya kena siram, ujar pengusaha tersebut. Menurut pengakuannya dirinya tidak mengetahui adanya PSBB yang melarang dirinya buka toko atau jam buka toko hingga jam berapa, kata pengusaha tersebut.

Ditempat terpisah Kasatpol PP yang di klarifikasi menerangkan bahwa dirinya yakin toko tersebut hanya berbohong. PSBB ini sudah berjalan 5 hari dan sebelum PSBB berjalan ada sosialisasi pemerintah. Jadi terserah dia mau bicara apa. Tugas satpol PP kota Makassar hanya menegakan perwali kota Makassar tentang PSBB.

Di jalan veteran selatan pun terjadi penolakan warga yang kena semprot. Pengusaha tersebut merasa keberatan dirinya dan dagangannya basah karena disemprot oleh air. Barang dagangan berupa pakaian pun basah semua, ini ungkapannya kepada wartawan. Tambah pengusaha tersebut dirinya menjual sudah mendapat Ijin sampai malam.

Salah satu petugas polisi yang ditemui di depan toko tersebut menerangkan, bahwa toko jualan pakaian tersebut itu juga pernah di tegur oleh Kapolsek Mamajang dan tidak mengindahkan tetap buka keluar dari rumah memasuki bahu jalan usahanya tersebut.

Ditempat terpisah, kasatpol PP Iman Hud pun bereaksi akan ucapan pengusaha pakaian tersebut. ” ahh itu pun hana alasan saja. Sudah dua kali tim satpol PP mengingatkan. Waktu pergi sudah diingatkan tidak disemprot, namun setelah balik dari kegiatan di alauddin hingga malengkeri kumala, kembali melihat usaha tersebut tetap buka. Makanya anggota saya langsung menyemprot.”

“Sekarang ini penegakan perwali bos mengenai PSBB, tidak ada lagi kompromi apalagi debat kusir. Jika tidak tertib kami semprot,”ungkap Iman Hud

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.