Ketua Departemen Humas dan Media BPP KKSS, Suwardi Thahir, mengatakan pertemuan saudagar tahun ini dirancang lebih kolaboratif, tidak hanya membahas ekonomi, tetapi juga sosial dan kontribusi nyata organisasi di masyarakat.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Ibnu Munzir menyebutkan persiapan kegiatan hampir rampung dan hanya menyisakan tahap pemeriksaan akhir untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal.
PSBM selama ini dikenal sebagai salah satu forum ekonomi berbasis kultural terbesar di Indonesia.
“Dari forum ini, banyak lahir kolaborasi bisnis, investasi daerah, hingga gerakan sosial yang melibatkan diaspora Bugis-Makassar di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan, hingga industri dan ekonomi digital,”imbuhnya.
Pertemuan ini kembali menegaskan bahwa diaspora Bugis-Makassar bukan hanya dikenal sebagai perantau, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang adaptif, kontributif, dan mampu berkembang di mana pun mereka berada.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
PSBM XXVI bukan sekadar pertemuan saudagar, tetapi juga momentum memperkuat jejaring ekonomi, membangun kolaborasi, dan menegaskan peran diaspora Bugis-Makassar dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
