PSM vs Persija Ditunda, Netizen: Baru Dengar Ada Macan Takut Lawan Ayam!

Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta ditunda

Terkini.id, Makassar – Laga pertandingan Final leg ke-2 Piala Indonesia 2018 antara PSM Makassar dengan Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu, 28 Juli 2019, batal digelar.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Ali Gauli mengatakan, penundaan terjadi lantaran suasana supporter yang agak sedikit memanas. Hal itu membuat pemain Macam Kemayoran takut datang ke stadion lantaran trauma dengan peristiwa pelemparan bus Persija oleh oknum yang diduga supporter ayam jantan.

Berdasarkan informasi dari panitia, para pemain Persija Jakarta tengah berada di pesawat menuju Jakarta.

“Setelah dikonfirmasi melalui media officer, bahwa penundaannya sampai kapan belum ada informasi,” kata Ali Gauli.

Dari pantauan terkini.id, sempat terjadi perselisihan antara petugas pengamanan dengan supporter PSM di depan antrean masuk stadion.

Para supporter tim ayam jantan mendesak ingin segera masuk ke Stadion Andi Mattalatta lantaran sudah lelah mengantri.

Netizen heboh

Pembatalan laga antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta sontak membuat para pendukung tim Juku Eja kecewa dengan keputusan PSSI yang menunda laga antar kedua tim besar di Indonesia ini.

Kekecewaan tak hanya muncul di dunia nyata, melainkan juga di dunia maya alias media sosial. Di beranda Facebook misalnya, banyak netizen pendukung PSM Makassar menumpahkan kekecewaannya dengan membuat postingan teks.

Dari sekian postingan yang dilihat terkini.id, unggahan teks yang paling banyak diunggah oleh netizen yakni tulisan “Baru dengar ada Macan takut lawan Ayam.”

Macan dalam unggahan tersebut tak lain adalah julukan Persija Jakarta, Macan Kemayoran. Sedangkan Ayam adalah julukan PSM Makassar, Ayam Jantan dari Timur.

Reaksi CEO PSM Makassar

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin angkat bicara ihwal keputusan PSSI membatalkan pertandingan.

Ia mengatakan hal itu sebagai akibat dari insiden yang terjadi kemarin, usai Persija Jakarta melakukan Official Training, dan dalam perjalanan pulang terjadi insiden pelemparan terhadap bus yang mengangkut seluruh pemain official Persija.

Berdasarkan kejadian tersebut, Munafri mengatakan, mereka menganggap stadion dan penonton sudah tidak kondusif untuk melangsungkan pertandingan.

“Apa pun ini, apa pun itu, yang terjadi adalah hal yang harus kita hilangkan dalam dunia sepak bola,” ungkapnya di Lapangan Andi Mattalatta usai PSSI merilis pembatalan pertandingan, Minggu, 28 Juli 2019.

Sebelum pertandingan, Munafri menegaskan bahwa dirinya sudah bertemu dengan pihak kepolisian ihwal peningkatan pengamanan bakal diperkuat empat kali lipat dari biasanya.

“Kita menjamin seluruh keamanan yang akan terjadi di Stadion Mattoanging ini, bahwa tidak ada satu pun pemain Persija Jakarta yang akan terkena goresan sedikit pun,” ungkapnya.

Ia mengatakan telah memohon kepada Persija Jakarta untuk bertanding hari ini. Akan tetapi, kata dia, Persija kukuh dengan alasan stadion tidak kundusif.

Lantas PSSI mengumumkan kepada dirinya bahwa pertandingan hari ini dibatalkan, dan meminta untuk mencari tempat yang aman.

“Saya menyampaikan kepada pihak PSSI kalau pertandingan ditunda dan diselenggarakan di tempat lain maka PSM tidak akan ikut lagi dalam pertandingan,” tegasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini