Puluhan Turis Asal China Tiba di Kendari, Warga Ketakutan Tertular Virus Corona

Terkini.id, Kendari – Setelah ketahuan bahwa Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang mendarat di Bandara Haluoleo, Kendari Sulawesi Tenggara pada Senin 15 Maret 2020 malam lalu membuat warga khawatir terhadap penyebaran virus Corona yang sedang mewabah di sejumlah negara tanpa terkecuali Indonesia.

Sebelumnya diberitakan melalui keterangan Kapolda Sulawesi Tenggara, menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan bersama dengan Lanud melakukan pengecekan langsung bahwa tadi bener mereka adalah merupakan TKA yang bekerja di perusahaan smelter yang ada di Sulawesi Tenggara.

https://www.instagram.com/p/B9xrHOVnQFU/?utm_source=ig_web_copy_link

Baca Juga: Terawan Sebut Pengguna Vaksin Nusantara Tidak Perlu Booster, Netizen: Lawannya...

“Mereka benar TKA yang bekerja di perusahaan smelter di Sulawesi Tenggara yang kembali dari memperpanjang Visa di Jakarta. Jadi ini mereka bukan baru datang dari China karena mereka memang tidak kembali dari bawal ke China, “ujar Merdy dalam video yang diterima redaksi terkini.id, Selasa 16 Maret 2020.

Penjelasan orang nomor satu di jajaran Kepolisian Sulawesi Tenggara itu tampak semeja dengan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Omicron BA 4 dan BA 5 Beredar di Indonesia, Kemenkes:...

Masih dalam penjelasan Merdu dikatakan bahwa para TKA tersebut dari Jakarta mengurus izin kerja atau perpanjangan kontrak di Jakarta kemudian kembali ke tempat bekerja kembali di smelter.

Menurutnya, mereka ini sudah dilengkapi dengan surat keterangan kesehata, karantina kesehatan dan perizinan Imigrasi sebelum tiba di Kendari.

“Dalam hal ini, saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa hal ini terjadi karena ada yang mengupload sesuai video yang diterima,” beberya.

Baca Juga: Omicron BA 4 dan BA 5 Beredar di Indonesia, Kemenkes:...

Ia juga kembali mempertegas bahwa kedatangan mereka kemarin benar tapi mereka bukan dari China tetapi mereka mengurus perizinan dan perpanjangan visa.

“Mereka sudah mendapatkan keterangan kesehatan dan keterangan dari Imigrasi,”tegasnya.

Namun tidak cukup 24 jam, pernyataan Kapolda dalam video soal kedatangan Warga Negara Asing asal China di Kendari Sulawesi Tenggara itu telah melakukan perpanjangan kontrak kerja dan Visa dibantah habis-habisan oleh sejumlah instansi terkait, salah satunya Kemenkumham.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sulawesi Tenggara, Sofyan menyampaikan bahwa Tenaga Kerja Asing yang datang di Kendari pada 15 Maret 2020 itu merupakan TKA baru asal China dan baru masuk Sulawesi Tenggara.

Pasca terbongkarnya puluhan WNA asal China yang baru tiba di Kendara Sulawesi Selatan dengan alasan untuk bekerja di salah satu smelter di Sulawesi Tenggara membuat sejumlah warga ketakutan terkena wabah virus Corona, mengingat virus tersebut pertama kali terjadi di China.

“Jadi mereka ini datang dari Provinsi Hainan China selanjutnya menuju Thailand kemudian ke Jakarta dan terbang ke Kendari melalui Garuda Indonesia 699,” terangnya.

Seorang warga Kendari, Aisyah mengaku takut dengan kedatangan WNA asal China itu. Sebab, penyakit Corona itu sedang mewabah di negara China. Ia juga sangat menyayangkan pernyataan Kapolda Sulawesi Tenggara yang mengatakan mereka bukan TKA baru melainkan TKA lama yang baru dari Jakarta perpanjangan Visa dan kontrak kerja.

“Sangat disayangkan penyampaian bapak Kapolda terkait kedatangan WNA asal China pada Senin malam kemarin. Bisa-bisanya penjelasan Kapolda berbeda dengan penjelasan Kemenkumham. Kami khawatir dengan penyebaran penyakit Corona,” tegasnya.

Diketahui bahwa berdasarkan data Imigrasi Kendari, WNA asal China itu datang ke Kendari menggunakan visa kunjungan yang diterbitkan pada tanggal 14 Januari 2020 di KBRI Beijing untuk kegiatan calon TKA dalam rangka uji coba kemampuan bekerja. Mereka tidak memakai visa bekerja.

Bagikan