Terkini.id, Jeneponto – Pemungutan uang parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) diduga ilegal. Pasalnya, pada Februari 2019 lalu kontrak pihak ketiga dengan Pemkab tentang Parkir khusus RSUD Latopas sudah berahir.
Dengan berakhirnya kontrak perjanjian kerjasama antara perusahaan parkir dengan Pemkab Jeneponto, tentunya semua terkait parkir di RSUD Lanto Daeng Pasewang sepenuhnya tanggung jawab Pemkab Jeneponto.
Namun faktanya sampai sekarang perusahaan parkir itu terus melakukan pungutan parkir di lahan parkir RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto
Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang retribusi Bapenda Jeneponto, Taufik Kr Raja, mengatakan setelah kontrak kerjasama berakhir pada Februari 2019, Pemkab Jeneponto tidak pernah melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan parkir.
“Sudah beberapa bulan ini perusahaan parkir itu melakukan aktivitas pungutan parkit di RSUD Lanto Daeng Pasewang, sudah jelas tergolong pungutan liar, karena tanpa melalui regulasi perjanjian kerja sama,” kata Taufik kepada awak media, Rabu, 24 Juli 2019.
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stunting Takalar dan Jeneponto, Beri Catatan Khusus
- Korban Penganiayaan di Tina'ro Jeneponto Dilaporkan ke Polisi, Dituding Membusur
Menurut Taufik, pihak perusahaan parkir di RSUD Lanto Daeng Pasewang selalu berdalih uji petik.
“Dia terus melakukan aktivitas pemungutan parkir tanpa melalui proses perjanjian kerjasama dengan dalih uji petik dulu selama 3 bulan,” katanya.
Pungli RSUD Latopas jadi sorotan netizen
Hal tersebut juga diperbincangkan di media sosial dimana pemilik akun Facebook Gerak Turatea pada 22 Juli 2019 memposting di unggahannya terkait pemungutan uang parkir di RSUD Latopas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
