Putra Pahlawan Nasional Wafat, Ini Ungkapan Duka Presiden Jokowi

Presiden Jokowi bersama Almarhum Gus Sholah

Terkini.id, Jakarta – Minggu, 2 Februari 2020 sekitar pukul 20.54 WIB, putra putra pahlawan nasional KH Wahid Hasyim, KH Sholahuddin meninggal dunia di usia 77 tahun.

Gus Sholah sempat dirawat secara intensif pasca menjalani operasi di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Meninggalnya adik kandung Presiden Republik Indonesia ke-4 KH Abdurrahman Wahid membuat masyarakat Indonesia hingga tokoh berduka. Salah satu datangnya dari Presiden Jokowi.

Redaksi terkini.id memantau akun Instagram orang nomor satu di Nusantara ini, Presiden Jokowi menuliskan ucapan duka yang dilengkapi dengan foto bersama dengan almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Baru saja mendengar kabar duka bahwa tokoh ulama, aktivis, dan politisi, Bapak Kiai Salahuddin Wahid telah berpulang ke Rahmatullah malam ini,” tulis Jokowi.

Menurutnya, Almarhum Gus Sholah adalah putra pahlawan nasional KH Wahid Hasyim, dan adik kandung Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid.

“Atas nama keluarga, pemerintah, dan seluruh rakyat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepulangan beliau,” tulisnya lagi.

Ia juga berharap semoga segala amal ibadah dan pengabdian Gus Sholah semasa hidupnya mendapat ganjaran yang berlimpah dari Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran. Amin Ya Rabbal Alamin.

Komentar

Rekomendasi

Kabar Baik, Gugus Tugas Pastikan Produksi APD Tangani Corona Tercukupi

Mendagri Minta Pemda Segera Lakukan Perubahan Alokasi Anggaran untuk Covid-19

Alhamdulillah, Pasien Korona Sembuh Bertambah Menjadi 134 Orang

Kabar Gembira, PLN Sediakan Token Gratis untuk Pelanggan, Ini Caranya

Pemerintah Siap Eksekusi Putusan MA Soal Pembatalan Iuran JKN-KIS

Gegara Corona, Kemenag Berlakukan Pendaftaran Nikah Secara Online

Ini Cara Cairkan Mata Anggaran BTT di APBD untuk Penanggulangan Bencana

Pushidrosal TNI AL Lakukan Pemutakhirkan Data Hidro-oseanografi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar