Raden Rangga Klaim Jack Ma dan Bill Gates Sebagai Pembina Sunda Empire

Sunda Empire
Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana. (Foto: Tribunnews)

Terkini.id, Jakarta – Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga atau Raden Ranggasasana menyebut bahwa di zaman kepemimpinan presiden pertama RI, Ir. Soekarno, banyak sejarah bangsa Indonesia yang diplesetkan.

“Sayang sekali Republik Indonesia kita di zaman Bung Karno telah diplesetkan atas sejarahnya,” kata Rangga.

Kekecewaannya itu ia sampaikan saat tampil di program Indonesian Lawyers Club (ILC) yang tayang pada Selasa, 21 Januari 2020, di TV One.

Dalam program tersebut, Rangga juga mengklaim bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan kemiliteran Amerika, Pentagon, pertama kali didirikan di Bandung.

“PBB lahir di Bandung, Pentagon lahir di Bandung, perlu tahu sejarah Indonesia nanti,” kata Rangga.

Menarik untuk Anda:

“Nanti kita buka. Kenapa PBB itu dipindah ke Amerika, dan Amerika mendapatkan tugas security council, kenapa Inggris dapat defense council, bagaimana Belanda mendapat sebagai mahkamah internasional,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa organisasi internasional keamanan dunia, NATO, juga didirikan berdasarkan tatanan ABCD.

“NATO dibentuk atas dasar tatanan abcd. Sejarah diplesetkan sejak zaman Soekarno,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rangga juga menjelaskan posisi dan kedudukan Sunda Empire di mata dunia.

Sunda Empire, kata Rangga, berada di atas PBB dan terbagi menjadi enam wilayah, antara lain Jepang, Belanda, Inggris, Amerika dan lainnya. Keenam wilayah itu, kata dia, tunduk kepada Sunda Empire.

“Ada enam wilayah yang dibagikan, semua tunduk dengan Sunda Empire,” ujarnya.

Rangga juga menyampaikan klaim tentang sejumlah tokoh dunia. Mulai dari Jack Ma, Bill Gates, Ratu Inggris Ratu Elizabeth II, hingga istri Presiden AS Donald Trump, Melania Trump.

Rangga menyebut Jack Ma dan Bill Gates sebagai Pembina Sunda Empire. Dua tokoh itu disebutnya bertugas memberi arahan kepada Sunda Empire.

Jack Ma dan Bil Gates, kata Rangga, memberikan arahan keuangan untuk Sunda Empire. Ia juga mengaku selama ini intens berkomunikasi dengan keduanya.

“Otomatis, dia (Jack Ma) gabung sama kami sama Bill Gates. Kami anggap jadi pembina dalam pembuatan empire system,” ujar Rangga, seperti dilansir dari Detik, Kamis, 23 Januari 2020.

“Kaitannya dengan tata cara, e-commerce, berhubungan dengan bank, uang, pelaksanaan, perbankan, semua bidang ada dalam sistem itu,” lanjutnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pengusaha Minta Pemerintah Beri Subsidi Gaji ke Karyawan Mal

NU: Lebih Baik Dana Pilkada Digunakan untuk Layanan Kesehatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar