Terkini.id, Makassar – Geliat persaingan antar perguruan tinggi semakin hari semakin ketat. Masing-masing perguruan tinggi berlomba-lomba menawarkan konsep dan fasilitas belajar yang memadai, kurikulum kompeten, adaptif dan peka terhadap kebutuhan pasar kerja dan industri. Semua bertujuan menarik minat calon mahasiswa.
Hal ini perlu dilakukan karena kebutuhan industri dan pasar kerja juga menuntut mutu lulusan dengan standar tinggi. Lulusan yang tidak saja menguasai ilmunya dengan baik, tetapi juga punya kemampuan adaptasi bekerja yang tinggi.
Penerapan sistem OBE (Outcame Based Education) oleh pemerintah setelah era KKNI disemua perguruan tinggi menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra UMI.
Melalui Workshop Perumusan Kurikulum berbasis OBE dengan menghadirkan Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pajajaran, Prof Dr Engkus Kuswandi, civitas akademika ilkom UMI bertekad menjadi program studi nomor satu pengelola ilmu komunikasi di jajaran perguruan tinggi swasta di Makassar.
Workshop Perumusan Kurikulum berbasis OBE, digelar Jumat, 12 Januari 2024 dihadiri para dosen dan pimpinan Fakultas Sastra UMI.
- Jelang Ramadhan, Mahasiswa Komunikasi UMI Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai
- Terapkan OBE, Ilmu Komunikasi UMI Bertekad Jadi Nomor Satu PTS Prodi Ilmu Komunikasi di Makassar
- Workshop Kurikulum Program Studi Ilmu Komunikasi UMI, Tingkatkan Mutu Pendidikan
- Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Ikuti Pelatihan Dasar Desain Grafis
- Prodi Ilmu Komunikasi UMI Gelar Pelatihan Fotografi dan Videografi
Berbekal tenaga pengajar muda, profesional serta kompeten dibidangnya, kurikulum yang adaptif dengan pasar kerja, sistem dan metode pengajaran inovatif, efektif, interaktif serta upaya peningkatan fasilitas laboratorium, menjadi modal besar menuju prodi terbaik.
Hal ini didukung dengan akreditasi institusi unggul, support fakultas, menjadikan prodi ilkom tidak saja menjadi prodi favorit di UMI, tetapi menjadi prodi yang diminati calon mahasiswa baru di Makassar, Sulawesi Selatan dan wilayah timur Indonesia.
Ketua prodi ilkom UMI, Zelvia, M.Si menjelaskan, penggunaan kurikulum OBE adalah respon terhadap tuntutan industri yang terus berubah dan persaingan luaran universitas yang semakin ketat. Saat ini Ilkom UMI membina lebih dari 1500 orang mahasiswa aktif dengan lulusan mencapai ribuan alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Dengan merinci hasil pembelajaran yang diinginkan dari setiap mata kuliah, kita dapat memastikan bahwa setiap lulusan prodi ilmu komunikasi UMI memiliki kompetensi yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan industri, memberikan mereka keunggulan kompetitif di pasar kerja,” ujarnya.
Pernyataan itu dikuatkan oleh Dekan Fakultas Sastra, Dr Rusdiah, M.Hum. Menurutnya kualitas perguruan tinggi seringkali dinilai baik atau tidaknya dari kualitas dan kompetensi lulusannya. Dunia Industri dan Dunia Kerja sangat butuh lulusan yang mempunyai kompetensi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
