Rapat Ortu dan Guru SMPN 14 Makassar, Ini yang Dibahas

Rapat Ortu dan Guru SMPN 14 Makassar, Ini yang Dibahas

R
Subhan Riyadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar-Pertemuan atau rapat antara orang tua dan guru di sekolah adalah faktor yang penting untuk mengetahui seberapa besar tingkat perkembangan anaknya di sekolah. Pertemuan tersebut dilaksanakan di SMPN 14 Makassar yang beralamat di Jalan P. Kemerdekaan Km. 18 jurusan Asrama Haji Sudiang. Pukul 09.00 WITA. Sabtu, 22 Februari 2020.

Rapat yang dipimpin Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar, Drs. Mustamin, M.Pd serta Wali Kelas ini membahas sosialisasi tata tertib sekolah. Orang tua siswa begitu antusias menyimak arahan Kepala Sekolah.

Dalam pembukaannya Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar, Drs. Mustamim, M.Pd mengatakan, tujuan dari pertemuan antara pihak sekolah dengan orang tua untuk menjalin tali silaturahim, kemudian melaksanakan program Walilota Makassar, Jagai Anak ta’.

“Minimal seminggu sekali orang tua hadir mengawasi anaknya ke sekolah, atau apabila sibuk sebulan sekali lah,” imbuh Mustamin

Selanjutnya dikatakan Mustamin, selama di sekolah, anak-anak menjadi tanggungjawab sekolah, selanjutnya sepulangnya sekolah menjadi tanggungjawab orang tua.

Baca Juga

“Program jagai anak ta’ dari Walikota Makassar ini bagus sekali, siapa pun Walikotanya mari bersama-sama sukseskan program jagai anak ta’. Program ini tidak akan berhasil tanpa ada kerjasama, antara orang tua dengan pihak sekolah. Salah satunya pihak sekolah merealisasikannya melalui tata tertib. Keinginan pihak sekolah, tidak ada lagi murid-murid yang melanggar,” ujar Kepala Sekolah SMPN 14 Makassar di depan orang tua siswa.

Ia juga menyampaikan kalau, anak-anak yang bersekolah di SMPN 14 Makassar, selain menuntut ilmu lebih dari itu harus memiliki tingkah dan perilaku yang baik. Tidak ada artinya orang berilmu tinggi kalau tidak mempunyai karakter yang bagus.

“Karakter yang bagus dimulai dari siswa itu sendiri, mulai dari disiplin dan mematuhi tata tertib sekolah, memperhatikan kelengkapan seragam sekolah seperti, topi, dasi, rompi, sepatu, atribut lokasi atau identitas sekolah dan ruang kelas. Apabila semua kelengkapan tersebut dilanggar diluar tanggungjawab sekolah ini. Siswa-siswi SMPN 14 Makassar yang terdaftar secara online sebanyak 886 siswa,” terang Mustamin. Sabtu, 22 Februari 2020.

Kembali Mustamin mengingatkan, tenaga pendidik SMPN 14 Makassar memiliki 37 orang guru ASN, 5 orang tenaga administrasi, dengan tenaga SDM yang terbatas tidak mudah membangun karakter, di luar negeri saja dibutuhkan 12 tahun untuk membentuk karakter generasi muda. “Jauh lebih susah membangun karakter/kebiasaan dibandingkan belajar matematika. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, itu bagian dari karakter,” kata Mustamin mengingatkan.

“Saya selalu mendengungkan kepada anak-anak kalau melihat sampah ambil, ini bagian dari pendidikan karakter,” sebut Mustamin.

Anak-anak ke sekolah dilarang membawa handphone tipe android atau gawai canggih, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan fasilitas fitur-fitur di dalamnya. boleh saja membawa handphone tapi yang biasa-biasa saja.

Sebelum bubaran, Kepala Sekolah Mustamin menandaskan, setiap anak didik dilarang keras membawa motor sendiri ke sekolah, pihak sekolah melarang tegas anak didik SMPN 14 naik motor ke sekolah, karena sifatnya labil, siswa juga dilarang memalak, membuat onar, membawa rokok, minum minuman keras, membawa senjata tajam dan tidak membuang sampahnya sembarangan. Sesi tanya jawab menutup rapat.

Semoga guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.