Masuk

Ratusan Pembudidaya Rumput Laut dan Nelayan Bantaeng Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Komentar

Terkini.id, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bantaeng memberikan perlindungan sosial kepada lebih dari 3000 orang pembudidaya rumput laut dan nelayan tangkap.

Perlindungan yang dilakukan dengan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ini merupakan wujud perhatian Pemkab Bantaeng terhadap resiko kerja masyarakatnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, Antawirya mengatakan, bahwa pendaftaran peserta tersebut dilakukan secara bertahap. 

Baca Juga: Tim Penilai Paritrana Award 2022 Lakukan Wawancara ke Sejumlah Kepala Daerah dan Perusahaan di Sulsel

Dimana pada bulan Mei 2022, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bantaeng telah mendaftarkan 756 orang pembudidaya rumput laut dan nelayan ke dalam program BPJS ketenagakerjaan.

“Peserta ini didaftarkan dalam dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Sehingga masyarakt yang melaut ini bisa memanfaatkannya saat terjadi resiko kerja baik ketika berangkat hingga pulang dari bekerja,” kata Antawirya, Senin 23 Mei 2022.

Lebih lanjut, penyerahaan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan telah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin, bersama Anggota DPR RI Azikin Solthan dan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti di Pusat Kuliner Pantai Seruni dalam peresmian Sentra Kuliner Ikan (Senkul).

Baca Juga: Jalani Tahap Wawancara, Danny Pomanto Optimis Makassar Raih Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan 2022

 “Kami di Pemkab Bantaeng berupaya melindungi pekerja sektor perikanan khususnya pembudidaya rumput lau dan perikanan tangkap dalam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Sehingga masayarakat pekerja di Bantaeng dapat merasakan hadirnya manfaat dari Program BPJamsostek sesuai dengan amanat Undang-undang,” urainya.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, juga memberikan santunan Jaminan Kematian (JKm) secara simbolis kepada ahli waris alm. 

Amiruddin warga Desa Bonto Maccini Kecamatan Sinoa Kabupaten Bantaeng sebesar Rp214.500.000. 

Jumlah tersebut terdiri dari manfaat Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Beasiswa untuk kedua orang anaknya.

Baca Juga: Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan ke Masyarakat Kecil, Rudianto Lallo: Semoga Bisa Dipakai Buka Usaha

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Hendrayanto menyampaikan bahwa setiap pekerja baik formal maupun informal memang seharusnya dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan, dan kami sangat mengapresiasi Pemda Kabupaten Bantaeng yang telah berupaya melindungi pekerja sektor perikanan. 

“Semoga santunan yang telah diberikan kepada ahli waris berguna untuk ke depannya,”tutupnya.