Reaksi Kamaruddin Simanjuntak Setelah Dilaporkan Akibat Sebut Polisi Pengabdi Mafia

Reaksi Kamaruddin Simanjuntak Setelah Dilaporkan Akibat Sebut Polisi Pengabdi Mafia

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pengacara Brigadir J alias Brigadir Yoshua, Kamaruddin Simanjuntak akhirnya memberikan tanggapannya setelah dilaporkan gegara menyebut polisi adalah pengabdi mafia.

Kamaruddin Simanjuntak menegaskan dirinya tidak akan menarik ucapannya yang berbunyi polisi pengabdi mafia.

“Sikap saya tidak akan pernah mundur satu jengkal pun. Saya bersedia, apa yang saya ucapkan itu bentuk kritik saya untuk memperbaiki negara ini memperbaiki pemerintah, aparatur penegak hukum khususnya kepolisian,” ujar Kamaruddin Simanjuntak, dikutip dari viva.co.id, Sabtu 24 Desember 2022.

Lebih lanjut, ia tidak akan menyalahkan pihak tersebut karena telah melaporkannya ke pihak yang berwenang.

“Memang hak setiap orang untuk membuat laporan. Pertanyaannya apakah mereka saya rugikan?,” lanjutnya.

Baca Juga

Kemudian, ia menjelaskan mengapa dirinya menyebut polisi pengabdi mafia secara terang-terangan.

“Sebagai anak cucu pendiri negara ini, saya punya kewajiban moral memperbaiki negara ini. Memperbaiki pemerintahan, memperbaiki Polri, Kejaksaan, sampai pengadilan, termasuk ASN,” katanya.

Sebagai informasi, dalam sebuah acara YouTube bersama Uya Kuya, Kamaruddin SImanjuntak membeberkan kalau kinerja anggota kepolisian lebih banyak menguntungkan mafia ketimbang masyarakat umum.

“Maksudnya begini lho, polisi itu rata-rata mengabdi kepada negara cuma seminggu. 3 minggu itulah mengabdi kepada mafia. Kita jujur ajalah nggak usah hidup munafik lah ya. Makanya polisi banyak hartanya rata-rata,” tuturnya.

“Kalau jujur memang polisi di mana-mana rata-rata melakukan perbuatan itu kok (mengabdi kepada mafia),” tambahnya.

Kamaruddin Simanjuntak berpendapat bahwa beberapa anggota kepolisian dapat mempunyai harta kekayaan melimpah akibat kerja sama dengan mafia tersebut.

“Makanya rata-rata hartanya puluhan miliar sampai ratusan miliar sampai triliunan. Pertanyaan kalau dia tidak mengabdi kepada mafia dari mana itu uang puluhan miliar ratusan miliar hingga triliunan. Apalagi ada daftar rekening gendut kan ya,” imbuhnya.

“Malah saya pernah menemukan itu pangkat apa namanya itu perwira menengah sawitnya udah 500 rektar uangnya 400 miliar kerjanya reserse gitu loh. Ini kan ajaib. Jadi kita tidak bisa hidup munafik. Jadi, pertanyaannya mau nggak memperbaiki negara ini itu dulu,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.