Rektor Universitas Gunadarma Akui Program MKBM Unibos Lebih Unggul

Terkini.id, Makassar – Rektor salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Jakarta yakni Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E.S. Mardianti, M.M. mengakui perkembangan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar.

Pengakuan itu disampaikan Rektor Universitas Gunadarman dalam sambutanya saat menerima rombongan pejabat rektorat Unibos yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Saleh Pallu, M.Eng., Rabu 19 Januari 2022, di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Gunadarma.

Prof Mardianti awalnya menjelaskan tentang sejarah perkembangan universitas yang dipimpinnya. Menurutnya, pengembangan universitas harus dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya sendiri. 

Baca Juga: 29 Pejabat Struktural Universitas Bosowa Resmi Dilantik

“Kami membangun kampus tidak menggunakan tenaga dari luar, mulai dari gambar melibatkan mahasiswa sampai pelaksanaan pembangunan dilakukan sendiri. Saat ini kami sedang membangun Rumah Sakit Pendidikan sendiri,” ujarnya.

Menyangkut pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Prof Mardianti mengakui bahwa Unibos lebih unggul dan agresif melaksanakan program itu.

Baca Juga: Mahasiswa HMPWK Unibos Makassar Gelar Webinar Terkait Pengembangan Kawasan Desa

Dia mengatakan bahwa pihaknya masih bingung melaksanakan program pertukaran mahasiswa untuk program MBKM. Namun, dirinya berjanji akan bekerjasama Unibos melaksanakan program tersebut.

Sementara itu, Rektor Unibos Prof Saleh Pallu dalam sambutannya mengajak pihak Universitas Gunadarma agar bekerjasama dalam bidang pengembangan SDM, khususnya pengembangan yang berbasis teknologi informasi. 

“Kami banyak merekrut dosen muda dan ini harus dikembangkan kemampuan dan kompetensinya,” ungkap Saleh Pallu.

Baca Juga: Mahasiswa HMPWK Unibos Makassar Gelar Webinar Terkait Pengembangan Kawasan Desa

Usai pelaksanaan Memorandum of Understanding  (MoU) di gedung F8 dilanjutkan dengan kunjungan beberapa fasilitas perkuliahan Universitas Gunadarma seperti, fasilitas Fakultas Kedokteran, perpustakaan, sampai gedung Guru Besar. Universitas ini memiliki empat puluh ribuan mahasiswa dan dua ribuan dosen serta terakreditasi institusi Unggul.

Citizen Reporter : Mudaksir

Bagikan