Rektor UNM Tidak Bertanggung Jawab, Mahasiswa UNM Memanggil : Segera Wujudkan Kampus Yang Transparan Dan Akuntabel

Rektor UNM Tidak Bertanggung Jawab, Mahasiswa UNM Memanggil : Segera Wujudkan Kampus Yang Transparan Dan Akuntabel

Ferian Erlangga
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan aksi mereka mendesak Rektor UNM untuk segera mewujudkan kampus yang transparan, akuntabel dan bertanggung jawab kepada mahasiswanya, Aksi ini berlangsung sejak Pukul 11.00 – 12.15 wita di depan menara Phinisi UNM Jalan A.P. Pettarani Makassar Sulawesi selatan, Jumat 13 November 2020.

Aksi ini diselenggarakan oleh beberapa Lembaga kemahasiswaan di UNM yakni BEM FE UNM, BEM FIS UNM, dan HIMA Pend. Sejarah FIS UNM yang mengatas namakan dirinya Aliansi Mahasiswa UNM Memanggil, mereka juga menuntut Berikan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa UNM, Berikan jaminan penangguhan akamedik bagi ijul, Kejelasan pembebasan UKT bagi mahasiswa yang sisa memprogram skripsi, dan Transparansi Anggaran Covid-19.

Roy selaku Jendral lapangan menilai seharusnya ada pemotongan UKT secara umum di semester genap tahun ajaran 2021-2022, karena semua mahasiswa terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 baik secara ekonomi, maupun dampak dalam pengurangan penggunaan fasilitas belajar mengajar. Mengingat perkuliahan di semester genap tahun ajaran 2021-2022 belum menuai kejelasan dikarenakan metode pembelajaran yang akan diterapkan metode pembelajarang luring dan daring.

“Maka dari itu seharusnya, Rektor UNM menentukan dan memberikan kepastian terlebih dahulu mengenai metode Pembelajaran di semester genap tahun ajaran 2021-2022, lalu menghitung unit cost (biaya satuan per-mahasiswa) yang menjadi proyeksi kebutuhan di semester genap tahun ajaran 2021-2022,” lanjut Roy.

Roy juga memastikan selain dari pada permasalahan UKT ditengah pandemi, pihak kampus selaku Rektor UNM seolah-olah tidak bertanggungjawab atas kejadian kericuhan di tanggal 22 Oktober 2020 yang menyebabkan kawan Ijul menjadi korban salah tangkap dari pihak kepolisian yang merupakan mahasiswa dari kampus UNM.

Baca Juga

“Seharusnya ada kebijakan dari Rektor UNM untuk memberikan jaminan penangguhan akademik bagi Ijul untuk menyelesaikan studinya di kampus,” tegas Roy.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.