Terkini.id – Relawan Wanua Panrita membagikan 300 kg pupuk kopi jenis Petrobiofertil kepada kelompok tani Dusun Cindakko, Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kelompok tani yang dibentuk oleh Wanua Panrita tersebut terdiri dari 60 petani, dan akan menggunakan pupuk hayati itu untuk luas lahan kopi sekitar 60 hektar di dusun Cindakko yang tersebar di 4 sektor, yakni Calangga, Lehe, Pattoengeng, dan Parang Luarra dengan total wilayah sekitar 32,13 km2.
Pemberian pupuk ini merupakan program lanjutan Wanua Panrita bernama, “Budidaya Kopi untuk Kemandirian Cindakko”, pasca tanam bibit kopi.
Budidaya ini didanai oleh PT Pertamina MOR VII sebagai program CSR.
“Bantuan pupuk ini menjadi salah satu kegiatan dari pendampingan budidaya kopi di Dusun Cindakko. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat buat petani kopi dan menambah semangat mereka merawat tanaman kopinya,” kata Ketua Umum Wanua Panrita, Hasdinar.
- Perhatian, Berikut Beberapa Minuman yang Cocok Dinikmati di Musim Hujan
- Peringati Hari Kopi Nasional, OPD Pemprov dan IKA Unhas Dorong Kopi Sulsel Mendunia
- Jambore Penyuluh Pertanian, Gubernur Sulsel Bersama Warga Serentak Seruput 1000 Gelas Kopi
- Mitos dan Fakta soal Kopi: Seberapa Besar Kopi Mempengaruhi Tubuh?
- Gubernur Sulsel Tanam Bibit Kopi Bareng Warga Gowa di Topidi
Sebelumnya, 22.000 ribu pohon kopi khas dusun Cindakko yang diinisiasi Wanua Panrita ditanam bersama kelompok tani pada awal Januari 2020, bernama, “Gerakan Penanaman 22.000 Pohon Kopi Cindakko”.
Pada 1 Oktober 2019 lalu, Kopi Cindakko berhasil menjuarai Festival International Coffee Day yang diselenggarakan pada 1 Oktober 2019 lalu di Kota Makassar.
Karena varian dan rasanya yang unik, menjadi ciri khas tersendiri bagi kopi Cindakko dan lidah kaum pecinta kopi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
