Terkini.id, Makassar – Rencana pembangunan Kanal Selatan dan penerusan Kanal Jongaya dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah memasuki tahap ekspose studi kelayakan.
Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis menginformasikan, bahwa terusan dan pembangunan kanal yang bakal dibangun di kawasan reklamasi baru ini layak dilaksanakan.
“Tim studi berkesimpulan prasarana ini layak dilaksanakan. Sebab dibutuhkan Kota Makassar dalam beberapa aspek. Di antaranya teknis, ekologis, lingkungan, ekonomi, dan finansial,” ungkap Hamka Darwis, Senin, 8 April 2019.
Beberapa di antaranya, yakni membantu sistem pengendalian banjir dan drainase kota, berkontribusi dalam upaya normalisasi sistem drainase sekaligus meminimalisir pencemaran di Pantai Losari.
Selain itu, kata Hamka Darwis, juga dapat sebagai sistem transportasi air yang memiliki fungsi sosial. Kemudian, dapat menjadi pengembangan kapasitas eksisting dan perencanaan drainase perkotaan di Makassar.
- Pemkot Makassar Anggarkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang
- Kadis PU Makassar Bahas "Sudirman Loop" dengan Kedubes Inggris, Dorong Konsep Kota Berbasis Transportasi Publik
- Pemkot Makassar Normalisasi Drainase dan Perbesar Box Culvert Atasi Banjir Manggala
- Satgas Dinas PU Makassar Gerak Cepat Bersihkan Sisa Material PKL di Bontoala
- Dinas PU Makassar Ajukan Bantuan Rahabilitasi Gedung DPRD Makassar ke Pusat
Meski begitu, penerusan dan pembangunan kanal ini nantinya memerlukan beberapa syarat, antara lain harus ada pengolahan air limbah serta penataan dan pengelolaan kanal.
Adapun tim studi kelayakan ini berasal dari tenaga ahli dari berbagai bidang, mulai dari tenaga ahli oseonografi, tenaga ahli teknim pantai, sosial ekonomi pesisir, teknik lingkungan, ahli perkotaan, ahli kelautan dan tenaga ahli perencanaan wilayah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
