Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, ketua umum partai Ummat, Ridho Rahmadi menyoroti penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia di era pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Dimana IPK di Era Jokowi mengalami penurunan dengan hanya mendapat 34 poin, atau turun 4 poin dari tahun sebelumnya yang tercatat dalam rilisTransparancy International Indonesia(TII) pada 31 Januari 2023.
Lantas hal tersebut, Ridho Rahmadi menilai bahwa Pemerintahan Presiden Jokowi tidak menunjukkan perbaikan agenda pemberantasan korupsi.
“Dua periode pemerintahan Jokowi ternyata tidak menunjukkan perbaikkan dalam agenda pemberantasan Korupsi,” ujar Ridho.
Dari catatan TII, jika dibandingkan tabun 2014, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tercatat 34 poin. Namun, setelah 7 tahun Jokowi memerintah justru tidak ada peningkatan perbaikan sama sekali. Dikutip Terkini.id dari Rmol.id. Sabtu, 4 Februari 2023.
- Usai Dilantik Presiden Jokowi, Kepala BPOM Taruna Ikrar Langsung Tancap Gas
- Putri Mantan Bupati Bantaeng Sambut Presiden Jokowi
- Kunjungi Desa Layoa, Presiden Jokowi Jalan di Atas Slag Nikel Huadi Group
- Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar
- Presiden Jokowi Makan Siang di RM Aroma Laut Bantaeng
“IPK tetap 34 point tahun 2022. Padahal menurut para pakar, IPK di negara demokrasi yang sehat seharusnya berada di angka 70,” urainya.
Lebih lanjut, Ridho memandang sebab stagnasi IPK Indonesia di era Jokowi adalah karena tak ada langkah serius dari pemerintah untuk memberantas korupsi.
“Dengan IPK yang memburuk ini, maka sulit bagi Indonesia untuk mendapatkan investasi dari para investor terutama investor luar negeri,” tuturnya.
“Hal ini justru memperlemah usaha Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan krisis ekonomi dampak dari pandemi Covid-19,” demikian Ridho menambahkan.
Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa Presiden Joko Widodo menyebut penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia akan menjadi evaluasi pemerintah.
“Itu akan menjadi evaluasi dan koreksi kita bersama,” kata Presiden Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
