Terkini.id, Jakarta – Rabu, 18 Mei 2022, Ridwan Kamil memberikan tanggapannya secara blak-blakan mengenai masa depan dunia politiknya. Ridwan Kamil mengaku tidak akan memaksakan dirinya untuk mencalonkan diri pada Pilpres 2024 dan memegang teguh dua filosofi hidup yang selalu dihayati selama dia berada dalam dunia politik.
Melalui wawancara dengan Riwan Kamil yang dilakukan pada Rabu, 18 Mei 2022, ia mengaku tidak akan memaksakan dirinya untuk mencalonkan diri pada Pilpres 2024
Menurutnya hal tersebut sudah menjadi takdir hidup, jika memang takdirnya mencalonkan maka ia akan tetap mencalonkan diri.
Gubernur Jawa Barat tersebut bahkan mengungkapkan tentang kisah hidupnya berpegang teguh pada dua filosofi yang dihayati selama di dalam dunia politik.
“Saya punya 2 filosofi. Politik tahu diri dan politik akal sehat,”Ucap Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil, dilansir kompas.com.
- Pekan ini PKB Sulsel Akan Bentuk Tim Desk Pilkada 2024 dan Akan Membuka Pendaftaran
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Pilpres Terburuk Dalam Sejarah Republik
- Data Masuk 11 Persen, Prabowo-Gibran Unggul di 20 Kabupaten/Kota di Sulsel
- Real Count, Prabowo-Gibran Unggul di 33 Provinsi di Indonesia
“Kalau urusan karier politik, saya ikutin takdir saja, enggak akan maksa-maksa,” ucap Kang Emil. “Punya peluang gubernur periode kedua, tapi kalau di nasional terbuka, harus dicoba. Tapi tidak akan maksa. Kalau maksa kan kekeh gitu. Saya enggak,” ucap Kang Emil menambahkan
Ridwan Kamil mengaku untuk ikut terjun dalam Pilpres 2024 sangat terbuka lebar bagi dirinya, walaupun ia menyadari terdapat beberapa saingan atau calon kandidat yang lebih mentereng.
Hal ini nampak dari hasil survei elektabilitas beberapa lembaga sejak tahun 2022, Ridwan Kamil sendiri selalu berada pada posisi 4-6 dan bersaing dengan dua tokoh lainnya yaitu Agus Harimurti Yudhoyono selaku Ketua Umum Demokrat dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Sandiaga Uno.
Tiga nama tersebut selalu berputar pada posisi 4-6, sedangkan untuk tokoh-tokoh lebih beken sendiri lebih mengungguli yaitu Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, Menteri Pertahanan yaitu Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta yaitu Anies Baswedan, tokoh-tokoh tersebut selalu berada di puncak.
“Mungkin ada pertanyaan, kenapa hasil surveinya di papan tengah? Saya kan harus tahu diri,” ucap Kang Emil
“Saya tahu Mas Anies Gubernur yang (pemerintah) pusat itu (memberi) atensi, siapa pun di Jakarta kan heboh karena pusat perhatian. Saya juga bukan Pak Ganjar yang sudah 2 periode,” jelasnya.
Sebagai pejabat yang baru aktif selama satu periode sebagai Gubernur, Ridwan Kamil menganggap dirinya layak untuk berada di papan tengah pada tangga survei.
Disatu sisi juga ia mengungkapkan bahwa survei bukan menjadi penentu dan tolak ukur dalam menduduki masa Pilpres 2024.
“Saya baru jadi gubernur, kena Covid-19 2 tahun, kalau survei di papan tengah, bagi saya sangat-sangat fair. Saya menyadari itu. Makanya saya kerja saja lah,” ucapnya.
Mempunyai filosofi politik akal sehat, Ridwan Kamil mengaku sangat siap menghadapi beberapa tantangan kedepannya.
Bahkan Gubernur Jawa Barat itu menyebutkan punya niatan untuk menjabat selama dua periode sebagai Gubernur Jawa Barat.
Walaupun semua itu tidak menutup kemungkinan untuk bisa terjun dalam peluang nasional yang cukup luas.
Ridwan Kamil mengaku sudah memborong 300 penghargaan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Ia sendiri mengaku bahwa penghargaan tersebut bukan didapat sebagai hadiah dari kerja kerasnya memperbaiki permasalahan dalam tempo 3 tahun menjabat
Melainkan dijadikan sebagai motivasi untuk menyemangati karir ploitiknya kedepannya. “Akal sehat mengatakan yang jelas-jelas di depan mata, kalau ada peluang, masak ditolak?” ucapnya.
Akrab dipanggil Kang Emil, ia sudah menetapkan rencananya untuk terjun dalam partai politik.
Bahkan Kang Emil sendiri sudah mendatangi kediaman Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem yaitu Siswono Yudo Husodo. Kedatangannya tersebut secara terang-terangan meminta dukungan.
“Kemarin ke PAN, Golkar, Nasdem, saya katakan mohon Jawa Barat didukung. Saya masih ada 1,5 tahun, (ingin) berakhir dengan damai, kondusif, sowan kan salah satu buahnya begitu,” ucap Emil.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
