Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan dan Sumber Daya, Rizal Ramli mengatakan bahwa Republik Rakyat Cina (RRC) berani berbuat semaunya karena banyak pejabat Indonesia yang pro-Beijing.
Ia mengatakan hal ini sebagai respons terhadap kabar bahwa RRC melakukan intervensi di Laut Natuna Utara yang merupakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ekonom ini menegaskan bahwa RRC sama sekali tidak punya hak untuk ikut campur di Laut Natuna Utara tersebut.
“Itu wilayah NKRI, diakui UNCLOS PBB!” kata Rizal Ramli melalui akun Twitter resminya pada Kamis, 16 Desember 2021.
“RRC berani ngasal karena banyak pejabat pro-Beijing,” sambungnya.
- Kabar Duka, Pakar Ekonomi dan Politisi Tanah Air Rizal Ramli Meninggal Dunia
- Rizal Ramli Singgung Sikap 'Cawe-cawe' Presiden Jokowi
- Sempat Cekcok dengan Rizal Ramli di Twitter, Mahfud MD: Presiden Diam, Saya Enggak!
- Politisi Demokrat Singgung Keberadaan Buzzer: Power of Reason Tergusur oleh Power of Money
- Sindir Keputusan MK Soal Menteri Nyapres, Rizal Ramli: Tidak Tahu Malu
Bersama cuitannya, Rizal Ramli membagikan berita berjudul “Sengketa Laut Natuna Utara, Massa Demo di Kedubes RRC”.
Dilansir dari Kumparan, sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Cinta Tanah Air melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedubes China, di Jakarta pada Rabu, 15 Desember 2021.
Aksi tersebut dilakukan terkait dengan penolakan terhadap intervensi oleh pemerintah RRC atas klaim wilayah Laut Natuna Utara.
Massa menuntut Pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo untuk mengambil tindakan tegas atas intervensi RRC tersebut.
Selain itu, massa juga untuk menyoroti soal protes Cina atas latihan perang bersama TNI-AD dan militer Amerika Serikat (AS), bertajuk Garuda Shield XV, yang digelar 1 hingga 14 Agustus 2021 lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
