Ruhut Minta Polisi Tangkap Pembuat Meme Anies, Mustofa Nahra: Om Orang Berpendidikan, Garang, kenapa Menjadi Layu? Ngaku Aja!

Ruhut Minta Polisi Tangkap Pembuat Meme Anies, Mustofa Nahra: Om Orang Berpendidikan, Garang, kenapa Menjadi Layu? Ngaku Aja!

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ruhut Sitompul usai dilaporkan orang Papua, Petrodes Mega Keliduan atas tuduhan rasis terhadap Suku Dani, Papua, meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap pembuat meme Anies Baswedan. Dia mengaku hanya memposting meme itu, bukan pembuatnya.

Permintaan ruhut kepada pihak kepolisian ini mendapat respon dari salah satu pegiat media sosial, yakni Mustofa Nahra Wardaya. Dia mengatakan bahwa selama ini Ruhut Sitompul dikenal sebagai orang berpendidikan dan juga garang, namun pada saat menghadapi kasus hukum seperti ini malah menjadi orang yang layu. Dia kemudian meminta kepada Ruhut untuk mengakui tentang meme itu.

Selain itu, Mustofa Nahra juga mengatakan bahwa Ruhut dikenal dengan lawyer yang terkenal, sehingga menurutnya bukan sifat asli Ruhut yang menjadi layu dan lemas pada saat menghadapi kasus hukum seperi ini.

Tanggapan Mustofa Nahra Wardaya ini ditulis melalui sebuah cuitannya di media sosisal Twitter, sebagaimana dilihat pada, Jumat 13 Mei 2022.

“Om @ruhutsitompul orang berpendidikan. Lawyer terkenal. Garang. Kenapa menjadi layu? Lemas? Tak seperti yang saya duga”, tulis Mustofa Nahra, dikutip dari keterangan tertulisnya.

Ruhut Minta Polisi Tangkap Pembuat Meme Anies, Mustofa Nahra: Om Orang Berpendidikan, Garang, kenapa Menjadi Layu? Ngaku Aja!
Baca Juga

Dia menyarankan kepada Politisi PDIP itu untuk segera mengakui bahwa gambar itu adalah hoaks sehingga dalam hal ini Ruhut bisa selamat dari jeratan hukum.

“Malah meminta polisi menangkap pembuatnya,. Saran saya. Ngaku aja: “SAYA TIDAK TAHU KALAU ITU GAMBAR HOAK”, lalu hapus postingan. Maka anda akan slamet”, tulis Mustofa Nahra.

Sebelumnya, dalam perbincangan antara Ruhut Sitompul dan pelapornya, Petrodes Mega Keliduan, memuji orang Papua, menurut Ruhut mereka orang-orang baik dan juga meminta polisi menangkap pembuat Meme Anies yang menggunakan pakaian adat Papua.

“Saya mohon ya, kawan-kawan siapapun yang membuat meme saya minta tolong polisi segera mengusutnya. Jadi Petrodes nggak usah khawatir. Salam hormat saya, sata dekat dengan Papua. Saya sering keliling ke tempat semua tempat Petrodes”, kata Ruhut Sitompul dalam video yang ditayangkan oleh Kompas Tv.

Ruhut mengatakan bahwa hati rakyat orang Papua itu lembut dan memiliki rasa dan jiwa NKRI yang pekat.

“Rakyatnya (Papua) hatinya lembut. Saya rasa itu, rasa Indonesia NKRI. Terimakasih Petrodes”, sambung Ruhut.

Namun, kendati demikian, Petrodes Mega Kaliduan sebagai pelapor akan tetap menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah rasisme terhadap rakyat Papua dan juga hinaan terhadap Anies Baswedan.

Petrodes mengatakan bahwa pakaian adat Papua tidak bisa dimain-mainkan karena sifatnya sangatlah sakral karena harus melalui sebuah proses adat. Sehingga apa yang dilakukan oleh Ruhut adalah sebuah pelecehan terhadap adat Papua.

“Apalagi ini suku Dani. Suku Dani itu Gubernur Provinsi Papua itu dari Suku Dani. Saya hanya sampaikan saja. Saya nggak tau setelah saya nanti siapa. Saya sengaja buka supaya saya mampu sampaikan kepada teman-teman yang kuliah sejabodetabek bahwa saya sedang menepuh jalur hukum”, kata Petrodes.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.