Di Rumah Bokashi, mahasiswa Polbangtan Gowa praktik mata kuliah tanaman organik

Aktivitas mahasiswa dirumah bokashi

Budidaya tanaman organik dimaksudkan untuk menjaga ekosistem, kesehatan tanah dan lingkungan sekitarnya dengan memanfaatkan proses ekologi dan keanekaragaman hayati yang telah disesuaikan dengan kondisi sekitar, juga merupakan inovasi, tradisi dan ilmu pengetahun untun memanfaatkan lingkungan demi menjaga kualitas hidup yang lebih baik.

Bokashi adalah sebuah metode pengomposan yang dapat menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik, yang biasanya berupa campuran molasses, air, starter mikroorganisme, dan sekam padi. Selanjutnya pembusukan akan terjadi segera setelah pupuk kompos ditempatkan di dalam tanah.

Hal inilah yang dilakukan mahasiswa Polbangtan Gowa TK II jurusan pertanian kelas 2B dan 2C di rumah bokashi.
Dalam mata kuliah budidaya tanaman organik, melalui praktiknya mahasiswa dituntun dalam proses pembuatan bokashi sebagai pupuk alami buatan berbahan organik dengan tujuan demi menjaga kesuburan tanah dan keselamatan makhluk hidup.

Praktik ini di bimbing langsung oleh Ir. Dahlan, MM sebagi dosen mata kuliah budidaya tanaman organik, plp Iskandar Rivai, S.ST dan tenaga teknis Muhammad Risal, S.ST. Kedepannya mahasiswa diharapkan bisa memahami manfaat penggunaan bokashi jika diberikan ke tanaman sekaligus menuntun mahasiswa dalam proses pembuatan bokashi. (MUZ).

Berita Terkait
Komentar
Terkini