Masuk

Syahdunya Buka Puasa Bersama Kampus II Polbangtan Gowa

Komentar

Terkini.id, Bone – Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk membangun kebersamaan, sinergitas, dan tali silaturahmi yang baik tiap-tiap individu maupun masyarakat. Di Bulan Ramadhan Allah SWT melipatgandakan pahala bagi orang-orang yang bersedekah, sehingga menjadi momen yang tepat pula untuk meningkatkan kepedulian terhadap saudara yang kurang mampu.

Dalam membangun kebersamaan serta menjaga silaturahmi Kampus II Polbangtan gowa mengadakan acara buka puasa bersama. Acara tersebut di adakan di Aula kampus II Polbangtan gowa di Desa Mappesangka Kecematan Ponre Kabupaten Bone pada Selasa, 19 April 2022

Kegiatan ini dihadiri para Dosen dan pegawai beserta para seluruh mahasiswa/mahasiswi yang ada di lingkup kampus II Polbangtan Gowa. Acara ini menghadirkan Ustadz Arham Lc  untuk memberikan tausiyah singkat sebelum berbuka.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Polbangtan Kementan Lakukan Vaksinasi Ternak Cegah PMK di Bone

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi serta ukhuwah Islamiyah dan juga rasa kekeluargaan  antara mahasiswa, dan para dosen disamping itu juga untuk menuai berkah Ramadhan tahun ini. Harapan serta hal kecil yang perlu kita ingat untuk kedepannya adalah kita pernah menapaki liku yang sama, mendaki terjal yang sama, menghadang badai, mengarungi arus, di bawah langit dan di atas bumi yang sama. Meski pada akhirnya kita tidak pernah tahu, bagian bumi dan masyarakat mana yang membutuhkan kita. Semoga ukhuwah dan tali silaturahmi kita bisa tetap terjalin, bahkan ketika kita sudah menjadi alumni dan menempuh jalan kita masing-masing”, Ujar Urfiana Ketua Panitia Acara Bukber kepada Tim Media.

Menteri Pertanian (mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong seluruh pegawai Kementan untuk memanfaatkan suasana ramadhan dengan beribadah, bersilaturahmi berbagi.dan berbagai aktivitas sosial lainnya.

“Ibadah bulan suci tidak boleh diganggu atau bersoal dengan kecukupan pangan. Karena itu semua upaya akan dilakukan pemerintah agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa secara nyaman dan aman. Yang pasti kita tidak boleh membuat harga mahal sehingga rakyat kita tidak bisa makan. Tapi kita juga tidak boleh bergantung pada impor. Oleh karena itu semua upaya harus kita lakukan,” katanya.

Baca Juga: Ketersediaan Beras Melimpah, KTNA – PERHIPTANI- FKP4S Tolak Impor Beras

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi juga menegaskan dan memerintahkan seluruh jajaran Kementan untuk memantau semua pergerakan komoditas pangan nasional, baik yang berkaitan dengan harga maupun dengan sistem distribusi.

“Makanya bicara pertanian itu tidak bisa bicara diatas kertas, harus mencium aroma lapangan. Setiap daerah memiliki iklim, kontur dan spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu pendekatannya harus melihat langsung situasi secara rutin,” tegasnya.

Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk membangun kebersamaan, sinergitas, dan tali silaturahmi baik individu maupun masyarakat. Selain itu, di bulan Ramadhan Allah SWT melipatgandakan pahala bagi orang-orang yang bersedekah, sehingga menjadi momen yang tepat pula untuk meningkatkan kepedulian terhadap saudara yang kurang mampu