Rumah Mahfud MD Dikepung, Rocky Gerung: Penguasa Kurang Pas Hadapi Rizieq Shihab

Rocky Gerung
Rocky Gerung. (Sinarharapan.co)

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung, mengomentari terkait peristiwa pengepungan rumah orangtua Mahfud MD oleh sejumlah massa dari pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang terjadi beberapa waktu lalu.

Rocky Gerung menilai, peristiwa tersebut merupakan bentuk protes masyarakat Madura terkait cara penguasa atau pemerintah menghadapi Rizieq Shihab.

“Mungkin teman-teman di Madura merasa ada yang kurang pas dari cara kekuasaan menghadapi Habib Rizieq,” ujar Rocky, Kamis 3 Desember 2020 seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Pasalnya, kata Rocky, tidak mungkin massa tersebut harus datang ke Jakarta dan berdemo di Istana Negara. Makanya, mereka memilih demo di depan rumah Mahfud MD.

“Dan ekspresinya tentu nggak mungkin harus bawa truk menyebrang jembatan Suramadu terus jalan truknya ke istana,” ujar Rocky Gerung.

Menarik untuk Anda:

“Jadi simbol yang paling dekat yang Pak Mahfud tentu,” sambungnya.

Ia pun menganggap aksi massa tersebut sebagai bentuk ekspresi mereka. Menurut Rocky, masyarakat Madura ingin menunjukkan bahwa pikiran kritis itu ada di berbagai daerah.

“Dan itu saya anggap suatu ekspresi aja, ekspresi yang secara simbolik mau menerangkan bahwa pikiran kritis itu ada dimana-mana sekarang. Bukan sekadar di KAMI, FPI tapi juga di kalangan masyarakat Madura,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan ratusan orang mengepung rumah kediaman orangtua Menko Polhukam Mahfud MD.

Dilihat dari video yang beredar, Selasa 1 Desember 2020, tampak ratusan massa berpakaian gamis tersebut berdiri di depan pintu pagar kediaman ibunda Mahfud MD.

Sementara sejumlah orang lainnya, terlihat berada di atas mobil pick up dan sejumlah motor yang terparkir persis di depan rumah tersebut.

“Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan digerebek massa,” ujar pria yang merekam video itu.

Dalam video juga terdengar massa berteriak memanggil-manggil Mahfud MD agar segera keluar dari rumah itu untuk menemui massa.

“Mahfud, Mahfud. Keluar Mahfud,” teriak massa.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Eko Kuntadhi: Pandji Pragiwaksono Pendukung Anies, Makanya Dia Bela FPI

Momen Bencana, Akun Twitter SBY Bagikan Foto-foto Saat Tidur di Tenda

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar